Polisi akhirnya berhasil mengungkap teka-teki kejadian janggal rumah kontrakan berdarah di Kabupaten Ponorogo.
KUMPULAN BERITA Jenazah Terbungkus Karpet
Identitas mayat terbungkus yang ditemukan di Ngawi beberapa hari lalu sudah diketahui. Korban merupakan Sumiran, warga Kecamatan Parang Magetan.
Identitas mayat yang terbungkus karpet yang ditemukan di bawah jembatan Tol Ngawi-Solo mulai terkuak. Pria itu Sumiran (57) warga Desa Pragak Kecamatan Parang Kabupaten Magetan
Suciani, warga Kecamatan Parang, Magetan mendatangi RSUD dr Soeroto Ngawi. Dia mendengar ada mayat terbungkus karpet, menduga itu suaminya.
Satreskrim Polres Ponorogo terus melakukan koordinasi dengan Polres Ngawi terkait penemuan mayat terbungkus karpet di bawah jalan tol di Ngawi.
Pemilik rumah kontrakan berdarah, Nardi sudah dibawa ke Ngawi oleh polisi dan ditunjukkan karpet pembungkus mayat yang ditemukan di bawah jalan tol di Ngawi.
Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera memberikan gambaran detail terkait penemuan mayat yang terbungkus karpet di bawah jembatan Tol Ngawi Solo KM 558 masuk Desa/Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Tulang rawan bagian leher yang patah. Penyebab kematiannya karena ada sumbatan jalan napas. Jenazah itu diperkirakan pria berusia sekitar 40 hingga 50 tahun.
Satreskrim Polres Ponorogo kembali melakukan olah TKP di rumah kontrakan berdarah di Dusun Jatisari Desa Semanding Kecamatan Jenangan Ponorogo.
Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono mengaku masih berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Ponorogo terkait temuan mayat terbungkus karpet di bawah









