UIN Madura kembali menambah deretan guru besar alias profesor, khususnya pasca ditetapkannya Achmad Mulyadi sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Falak.
KUMPULAN BERITA Guru besar
Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 dimanfaatkan UIN Madura memperkuat kualitas akademik, melalui Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Guru Besar.
Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) mengukuhkan dua guru besar di At-Tauhid Tower pada Kamis (30/4/2026). Keduanya yakni Prof. Mundakir dan Prof. Lina Listiana.
Universitas Ciputra (UC) Surabaya bakal mengukuhkan tiga guru besar, Kamis (30/4/2026). Hal ini sebagai respons krisis identitas ruang wisata dan risiko AI.
Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya mengukuhkan alumni angkatan pertama, Prof. Dr. Dossy Iskandar Prasetyo, S.H., M.Hum., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Tata Negara
Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) mengenalkan paradigma baru untuk memprediksi pemenang pemilihan umum lewat konsep rekayasa pemilih atau voters engineering.
Untag Surabaya mengukuhkan dua guru besar baru pada rapat senat di Auditorium R. Soeparman Hadipranoto Grha Wiyata, Rabu (8/4/2026).
Universitas Surabaya (Ubaya) resmi memperkuat ekosistem riset dengan mengukuhkan 10 guru besar baru. Sidang senat terbuka ini berlangsung di lantai 5 Gedung Perpustakaan, Kampus Tenggilis, Surabaya, pada Selasa (3/3/2026).
Prima Retno Wikandari resmi menyandang gelar Guru Besar (Unesa), Selasa (10/2/2026). Pakar pangan fungsional ini membuktikan keterbatasan bukanlah penghalang.
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengukuhkan sembilan profesor baru dalam rapat terbuka Senat Akademik di Graha Sawunggaling, Selasa (10/2/2026).









