Rektor UIN Madura menilai penambahan dua guru besar alias profesor di institusi yang dipimpinnya, menjadi modal penting untuk penguatan bidang akademik.
KUMPULAN BERITA Guru besar
Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, kembali menambah 2 (dua) guru besar alias profesor dari dua bidang berbeda pada akhir 2025. Sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas akademik
UMM kukuhkan tiga guru besar baru yang menghadirkan gagasan strategis soal keberlanjutan industri, nilai dasar pendidikan, dan penanganan stunting.
Guru Besar Filsafat Ilmu dan Epistemologi Islam UIN Walisongo Semarang, Prof Dr Ilyas Supena berbagi resep cepat menyelesaikan penelitian tesis dan disertasi.
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menghadiri Pengukuhan Guru Besar UIN Syekh Wasil Kediri, Sabtu (15/11/2025).
Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur resmi mengukuhkan dua guru besar baru, Jumat (24/10/2025). Penambahan ini memperkuat posisi
Universitas Airlangga (Unair) mengukuhkan empat guru besar baru dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR-C, Rabu (22/10/2025)
Universitas Islam Malang (Unisma) semakin memantapkan langkahnya menuju universitas berkelas dunia dengan mengukuhkan tiga guru besar baru dari berbagai bidang keilmuan strategis.
PENS menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan tiga guru besar baru. Sehingga, total profesor yang dimiliki PENS kini berjumlah 16 orang.
Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) kembali menambah daftar guru besarnya usai resmi mengukuhkan Prof. M. Syahrul Borman sebagai Guru Besar bidang Ilmu Hukum Acara MK.









