Anggaran untuk kesehatan gratis di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025 mencapai Rp 176 miliar. Namun Komisi D DPRD Jember belum puas.
KUMPULAN BERITA Dinkes Jember
Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyatakan korban keracunan massal akibat mengonsumsi takjil di Kecamatan Mayang mencapai 95 orang. Namun sebagian besar sudah pulang dari puskesmas dan klinik untuk menjalani rawat jalan.
DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, memberikan waktu kepada Dinas Kesehatan setempat hingga Maret 2024 untuk memastikan semua bidan aktif dan ada di setiap desa.
Kepala desa di Kabupaten Jember, Jawa Timur, melaporkan adanya kekosongan obat di puskesmas, sehingga pasien harus membeli obat di apotek swasta. Dinas Kesehatan Kabupaten Jember akan menjatuhkan sanksi kepada puskesmas yang alami kekosongan persedian obat-obatan.
“Ini tamparan keras bagi kami, karena apapun yang terjadi di desa itu yang ditanyakan terlebih dahulu adalah kepala desanya. Ini di mana kadesnya, bagaimana tanggungjawabnya,” kata Ketua Dewan Pengurus Cabang Apdesi Jember Kamiluddin
Sejumlah kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) mengkritik pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dinas Kesehatan Jember berterima kasih jadi sasaran tembak.
Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, membentuk tim J-Eman (Jember Emergency Maternal Neonatal) untuk mengatasi kematian ibu dan bayi. Tim ini sudah bekerja selama tiga bulan terakhir.
Gara-gara seorang warga melahirkan di tepi jalan desa, pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) mempersoalkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, termasuk penggunaan ambulans desa.
Seorang perempuan warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, melahirkan bayi perempuan di tepi jalan desa, tanpa pertolongan medis, Rabu (20/12/2023), pukul dua, dini hari. Sebelum melahirkan, ada pengakuan sempat ditolak seorang bidan swasta.
Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 132.567 dari 733.623 keluarga di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak memiliki jamban untuk buang air besar.








