Jombang (beritajatim.com) – Puncak acara Ta’dib Kubro Padhangmbulan SMK Global Jombang berlangsung di lokasi yang biasa digunakan pengajian Padhangmbulan, Desa Mentoro, Kecamatan Sumobito, Kamis (9/6/2022) malam.
Dalam kesempatan itu sekaligus mengukuhkan bahwa siswa wajib jadi manusia baik, manusia berguna, manusia mandiri. “Bukan manusia happy, seperti iklan. Happy tapi maksiat, happy tapi tidak berguna. Kalian harus menjadi manusia berguna untuk banyak orang,” ujar Drs Anang Anshorullah, Ketua Bidang SMK Yayasan Al Muhammady Jombang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”smk”]
Acara ini sebenarnya rutin diadakan tiap 2 bulan sekali untuk semua murid SMK Global. Teknisnya diadakan setiap kelas. Tapi kali ini digabung kelas 9 dan 10. “Berbahagialah kalian berkesempatan ketemu banyak tokoh malam ini. Mendapat ilmu dan pengarahan. Jadikan ini bekal bagi melanjutkan pendidikan. Bahkan menjadi semangat untuk masa depan,” tambah Alfiyati, S.H, Kepala SMK Global Jombang.
Acara berlangsung 2 hari. Siswa wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Di antaranya ibadah salat lima waktu, diskusi kelompok, presentasi hingga meresapi syair-syair indah dari Grup Salawat Lemut Samudra. “Apa yang kalian alami hari ini adalah tanaman yang akan menancap di hati kalian. Kelak kalian akan merasakan manfaatnya saat dewasa,” ujar Yusron Aminulloh, salah satu pengurus Yayasan Al Muhammady.

“Catat ya. Kalian sudah menyandang santri. Wajib jadi contoh, malu berbuat tidak baik. Bahkan, saya tekankan, percuma kalian sekolah pinter kalau tidak taat dengan orangtua. Tidak taat dengan guru, Ilmu anak-anakku akan gugur. Jangan coba sekali kali kalian melawan dan tidak taat dengan ibu dan ayah kalian,” sambungnya.
Acara dibuka Pembina SMK, Irwan S.Pd, dilanjut pengarahan dan penegasan dari Ketua Yayasan Al Muhammady, Adil Amrullah. Acara berlangsung khusuk. Seluruh murid mendengarkan dengan seksama pengarahan yang disampaikan guru serta pengurus yayasan. [suf]






