Ponorogo (beritajatim.com) – Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Ponorogo rencananya dilakukan hari ini, Jumat (26/2/2021). Sugiri Sancoko dan Lisdyarita dilantik di Gedung Grahadi Surabaya oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Pelantikan ini, menjadi momen yang paling berkesan bagi bupati terpilih, Sugiri Sancoko. Bagaimana tidak, hari ini juga bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Ya tepat hari ini, menandai 50 tahun Sugiri lahir di bumi reyog.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pilbup-ponorogo”]
“Yang pertama terima kasih kepada Allah SWT, hari ini ndilalah ulang tahun pas juga dengan pelantikan. Tentu kado yang istimewa, di umur 50 tahun ini saya bersyukur setinggi-tingginya kepada Allah SWT,” kata Sugiri Sancoko, Jumat (26/2/2021).
Diumurnya yang setengah abad ini, dirinya tidak pernah merencanakan dan akhirnya diperkenankan jadi bupati. Sugiri menyebut tidak ada yang tidak mungkin kalau Allah sudah berkehendak. Sugiri merendah, ia dilahirkan dari keluarga sederhana.
Anak desa yang tidak pernah merayakan ulang tahun. Sehingga hari ini tidak ada perayaan ulang tahun. “Tidak ada perayaan ulang tahun, karena sudah dirayakan oleh masyarakat Ponorogo dengan bersyukur,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sugiri Sancoko berharap masyarakat Ponorogo tidak usah bicara menang kalah. Saat ini yang menang adalah masyarakat Ponorogo. Tentu untuk kemajuan bumi reyog. Usai pelantikan, dirinya dan wakilnya, Lisdyarita langsung bertolak ke Ponorogo.
[berita-terkait number=”5″ tag=”ponorogo”]
Di pringgitan ada acara syukuran kecil, bersama 20-30 relawan. Tentu Sugiri menggarisbawahi bahwa syukuran itu akan tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. “Setelah pelantikan langsung ke Ponorogo, ke pringgitan ada prosesi kecil di sana dengan para relawan dan malamnya pulang ke rumah,” katanya.
Sugiri Sancoko menambahkan, dirinya berterimakasih kepada PDI Perjuangan, PAN, PPP dan Partai Hanura. Dia dipercaya untuk diberangkatkan mancalonkan bupati dari 4 partai tersebut. Meski hanya 9 kursi, namun mampu memenangi Pilkada lalu.
Tidak lupa, Sugiri Sancoko juga berterimakasih kepada kiai, tokok masyarakat, tokoh NU dan Muhammadiyah, serta para relawan. “Tentu saya berterimakasih kepada para relawan yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Mereka berjuang tanpa lelah,” pungkasnya. [end/suf]






