Jombang (beritajatim.com) – PPP (Partai Persatuan Pembangunan) Kabupaten Jombang mengalami penurunan suara yang signifikan di Pemilu 2024. Bahkan, kursi partai berlambang kabah ini terancam melayang di tiga dapil (daerah pemilihan).
Masing-masing, dapil 2, 5 dan 6. Jika pada Pemilu 2019 PPP sukes mendapatkan tujuh kursi di DPRD Jombang, kini raihan partai berlambang kabah tersebut hanya empat kursi. Yakni dari dapi 1, 2, 3 dan 4. Untuk dapil 5 dan 6 PPP Jombang harus gigit jari.
Meski demikian PPP masih berada di urutan 4 perolehan suara. Berdasarkan pantauan dari sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) di laman resmi KPU, http://pemilu2024.kpu.go.id pada Rabu (21/2/2024) pukul 09.30 WIB, perolehan PPP Jombang sebesar 58.330 suara atau setara dengan 9,46 persen.
Data tersebut diperbarui pada 21 Februari 2024 dengan progres 3.578 dari 3858 TPS (Tempat Pemungutan Suara) atau kisaran 92,74 persen. PPP berada di bawah PKB, PDIP, serta Partai Gerindra.
Sedangkan berdasarkan dapil, perolehan PPP yang terjun bebas adalah di dapil 5 dan 6. Di dapil 5, PPP tidak memasang caleg petahana. Karena Farid Al Farisi, yang merupakan petahana maju sebagai caleg DPRD Jatim dapil Lamongan-Gresik.
Di dapil 5 yang meliputi Kecamatan Kabuh, Ploso, Plandaan, serta Ngusikan ini, total perolehan suara PPP sebanyak 5.400. Paling tinggi hasil dari caleg atas nama Anifatul Ulyawati sebesar 3.212 suara.
Disusul Moh Ja’far Sodiq Maksum sebesar 797 suara. Lalu Rini Majidah meraih 355 suara. Empat caleg lainnnya mendapatkan suara tak sampai 200. Dibandingkan dengan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), capaian PPP masih kalah jauh.
PKB menempati urutan pertama di dapil 5 dengan total suara 27.099. Ada tiga caleg PKB yang mendulang suara cukup siginifikan. Mereka adalah Kartiyono yang meraih 7.340 suara dan Erna Kuswati mendapat 8.369 suara. Terakhir adalah Khorul Anwar yang meraup 5.901 suara.
Digusur Partai Gerindra
Hal serupa juga terjadi di dapil 6 yang meliputi Kecamatan Megaluh, Tembelang, serta Kesamben. Pada Pemilu 2019, PPP mendapat satu kursi atas nama Sunardi di dapil ini. Namun hal itu tidak terjadi di Pemilu 2024 ini.
Pasalnya, suara PPP jauh dari harapan. Jumlah total perolehan PPP di dapil 6 sebesar 5.311 suara. Jumlah tersebut paling banyak dihasilkan oleh Sunardi sebesar 2.962 suara. Sedangkan caleg PPP urutan kedua adalah Nur Lailatus Safaa dengan 1.488 suara. Empat caleg lainnya perolehan suaranya bisa dihitung dengan jari.
Para pesaing PPP di dapil ini suaranya melesat. Salah satunya adalah Partai Gerindra. Pada pemilu 2019, Gerindra hanya menjadi penonton alias tidak mendapat kursi di dapil ini. Namun Pemili 2024 ini partai besutan Prabowo Subianto memborong dua kursi sekaligus. Gerindra menggusur dominasi PPP.
Total perolehan Partai Gerindra di dapil ini sebesar 24.000 suara. Pendulang terbesar adalah caleg atas nama Octadella Bilytha Permatasari sebesar 17.755 suara. Posisi kedua adalah caleg Gerindra atas nama Novadona Bilytha Puspythasari yang meraup 1.972 suara.
Untuk di dapil 2 yang meliputi Kecamatan Diwek, Jogoroto dan Sumobito, PPP masih menurunkan caleg-caleg terbaiknya. Yakni caleg petahana Junita Erma Zakiyah dan Ifadhotul Hasanah. Total perolehan suara PPP di dapil 2 sebesar 14.140 suara.
Tiga besar penyumbang suara tersebut adalah Junita sebesar 6.049 suara, kemudian caleg pendatang baru Mochammad Daffa’udin sebesar 5.075, serta caleg petahana Ifadhotul sebesar 1.278 suara. Namun parpol ini diprediksi hanya mendapat satu kursi. Hal itu mengingat dominasi PKB dan PDIP sangat besar di dapil ini.
Angin segar untuk PPP masih terjadi di dapil 1, 3 dan 4. Di masing-masing dapil tersebut PPP masih mendapatkan satu kursi. Hal itu tidak jauh berbeda pada Pemilu 2019. Maski mereka adalah caleh wajah baru.
Berdasarkan catatan beritajatim.com tujuh kursi yang diraih PPP dalam pemilu 2019 berasal dari dapil Jombang II sebanyak dua kursi. Selebihnya, masing-masing satu kursi dari lima dapil yang ada. Dari seluruh dapil tersebut, PPP meraup 84.611 suara.
Tentu saja, jika dibandingkan dengan hasil Pemilu 2024 ini, perolehan suara partai berlambang kabah ini terjun bebas. Karena hingga data masuk 92,74 persen perolehan PPP Jombang sebesar 58.330 suara atau 9,46 persen.
Asad Choirudin, Divisi Teknis dan Penyelenggara KPU Jombang mengatakan bahwa masyarakat bisa memantau perkembangan perolehan suara pemilu legislatif (Pileg) di situs resmi yang disediakan KPU RI tersebut
Namun, dirinya menegaskan hal itu bukan rekapitulasi final. Hasil suara resmi yang akan ditetapkan oleh KPU adalah penghitungan suara manual yang dilakukan secara bertingkat dari kecamatan, Kabupaten/Kota hingga ke nasional.
“Laman tersebut menampilkan penghitungan sementara. Karena hasil yang ada di angka tersebut berdasarkan pembacaan aplikasi sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) melalui foto menjadi angka,” ujarnya. [suf]






