Jombang (beritajatim.com) – Mesin pendulang suara PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) Kabupaten Jombang bekerja cukup efektif pada Pemilu 2024. Para caleg tersebut meraup suara yang signifikan.
Hal itu salah satunya dilakukan oleh caleg (calon legislatif) PDIP dari dapil (daerah pemilihan) Jombang 2, Jawahirul Fuad (41). Dapil yang memperebutkan 10 kursi ini meliputi Kecamatan Diwek, Jogoroto, serta Sumobito.
Berdasarkan pantauan dari sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) di laman resmi KPU, http://pemilu2024.kpu.go.id pada Rabu (21/2/2024) pukul 06.00 WIB, perolehan Jawahirul Fuad sudah tembus 9.017 suara.
Data perolehan suara tersebut diperbarui pada 20 Februari 2024 dengan progres 740 dari 766 TPS (Tempat Pemungutan Suara) atau setara 96.61 persen. Dengan perolehan tersebut Jawahirul yang merupakan warga Desa Tambar Kecamatan Jogoroto ini dipastikan melenggang mulus menjadi anggota DPRD Jombang.
Selain Jawahirul, caleg PDIP yang mendulang suara signifikan adalah Syaifulloh dan Avhmad Amir Hamzah Nasution. Syaifulloh mendapat 5.370 suara, sedangkan Amir Hamzah 4.158 suara. Perolehan suara melalui sirekap tersebut mendekati paripurna karena sudah 96,61 persen.
Bukan hanya tertinggi dari caleg yang diusung PDIP di dapil Jombang 2. Namun Jawahirul Fuad juga tertinggi dari seluruh parpol (partai politik) konstestan pemilu. Padahal, penghobi sepak bola ini merupakan pendatang baru di lanskap politik Kabupaten Jombang.
Sejumlah nama politikus senor bertengger di dapil Jombang 2. Di antaranya Ketua DPRD Jombang yang juga politikus PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Mas’ud Zuremi. Politikus PKB senior lainnya adalah Fatmah ZB.
Namun suara Jawahirul jauh di atas dua caleg PKB yang menduduki jabatan di DPRD Jombang tiga periode lebih itu. Mas’ud meraup 8.773 suara, sedangkan Fatimah ZB mendapatkan 8.265 suara. Lalu dari Partai Gerindra ada caleg inkumben atau petahana Aan Khunaifi. Dia mendulang 5.234 suara.
Bukan itu saja, di dapil 2 partai besutan Prabowo Subianto ini juga ada nama Meidy Bambang Murtiyoso. Adik kandung mantan Bupati Jombang Nyono Suharli ini memperoleh 4.893 suara. Selanjutnya dari Partai Golkar juga ada caleg petahana Rahmat Agung Saputra yang mendulang 5.313 suara.
Kemudian dari Partai Nasdem, caleg potensial yang dipasang adalah Suwanto. Dia merupakan caleh petahana. Perolehan suaranya di angka 2.747. Peolehan suara yang lumayan tinggi juga ditunjukkan oleh Partai Demokrat.
Di dapil ini ada nama M Syarif Hidayatulloh. Pria yang akrab disapa Gus Sentot ini merupakan caleg petahana yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Jombang. Gus Sentot mengoleksi 7.872 suara. Gus Sentot jauh meninggalkan rekan-rekannya separtai.

Bagaimana dengan PPP (Partai Persatuan Pembangunan)? Partai berlambang kabah ini juga memasang dua caleg petahana Junita Erma Zakiyah dan Ifadhotul Hasanah. Junita mendapat 6.045 suara dan Ifadhitul sebanyak 1.278 suara.
Jawahirul Fuad ketika dikonfirmasi membenarkan tingginya perolehan suara dirinya dalam Pemilu 2024. Dia tak henti berucap syukur atas capaian tersebut. Mantan Kades (Kepala Desa) Tambar Kecamatan Jogoroto ini mengucapkan terima kasih kepada tim yang sudah bekerja keras di lapangan.
Sehingga perolehan suaranya mengalir deras di setiap TPS di dapil Jombang 2. “Paling tinggi di Kecamatan Jogoroto yang mencapai delapan ribu lebih. Disusul Kecamatan Diwek, lalu Sumobito,” ujar alumnus Fakultas Hukum Undar (Universitas Darul Ulum) Jombang ini. [suf]






