Malang (beritajatim.com) – Startup yang dibuat mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang menjadi tim Official Partner Country Hannover Messe 2023 di Jerman. Ada empat mahasiswa yang tergabung dalam tim Axotic Farm, yaitu Daffa Khairan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK 2018), Raditya Putra Trenggono (FPIK 2021), dan Brillian Prastica (FPIK 2018), dan Muhammad Setiawan Gusmi (FPIK 2018).
Daffa Khairan selaku CEO Axotic Farm menjelaskan bahwa Hannover Messe 2023 Axotic Farm berposisi sebagai Indonesian Fish Trading. Di sama, tim dari UB turut membawa berbagai komoditi perikanan Indonesia.
Daffa, sapaannya, berharap Indonesia bisa meningkatkan peluang untuk ekspansi pasar perikanan di benua Eropa. “Ini sejalan dengan visi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk ekspansi ke Eropa karena berdasarkan data KKP nilai ekspor perikanan ke negara Uni Eropa senilai USD 357 (12 juta) atau hanya 6,26% dari keseluruhan,” ujarnya, Jumat (28/3/2023).
Axotic Farm adalah perusahaan hasil hilirisasi riset mahasiswa UB yang berfokus pada pengembangan produk perikanan. Salah satu pencapaiannya, mereka berhasil mengembangkan sistem U-RCS (Ultra Recirculated Chiller System). Sistem tersebut mampu memanipulasi parameter sehingga mengembangkan komoditi dengan sistem close-loop.
BACA JUGA:
Universitas Brawijaya Malang Luncurkan Aplikasi Atria
Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya Pantau Arus Mudik di Stasiun Gubeng
“Komoditi yang jadi fokus adalah Axolotl (Ambystoma Mexicanum). Itu dikembangkan melalui sistem U-RCS. Pada dasarnya Axolotl merupakan endemik Meksiko yang hidup pada iklim subtropis, tetapi saat ini berhasil dikembangkan dan diadaptasi di Indonesia yang beriklim tropis,” sambung Daffa.
Menurut Daffa, pencapaian timnya jadi awal baru untuk ide pengembangan riset lebih besar. Ia mencontohkan seperti Salmon yang bisa saja dikembangkan di Indonesia.
Diketahui juga Axotic Farm adalah hasil riset yang sudah melewati sejumlah kompetisi. Mereka memperoleh silver medal pada PIMNAS XXXIV, juara I KMI awards, dan juara I UTU Awards pada bidang perencanaan bisnis.
Hannover Messe 2023 merupakan pameran teknologi industri tahunan terbesar di dunia yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG (DMAG). Mereka menggandeng negara mitra sebagai Official Partner Country. Hannover Messe 2023 dimulai pada 17 sampai 21 April lalu.
BACA JUGA:
‘Amarah Brawijaya’ Demo Tolak Gelar Doktor Kehormatan Erick Thohir
Ajang tersebut diikuti lebih dari 90 negara peserta dan dikunjungi oleh banyak pelaku bisnis dari seluruh Indonesia. Pada agenda ini, Indonesia dipercaya menjadi Official Partner Country.
Ada 13 kementerian atau lembaga yang berpartisipasi. Indonesia di Hannover Messe 2023 diresmikan Presiden RI, Joko Widodo dan Kanselir Jerman, Olaf Scholz, pada Senin (19/4/2023) lalu di Hannover, Jerman. Selain itu, Indonesia turut menghadirkan Paviliun Indonesia di atas area mencapai 3000 M². [dan/but]






