Sumenep (beritajatim.com) – Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) dari berbagai sekolah di Kabupaten Sumenep mengikuti upacara peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI di halaman Pemkab Sumenep, Kamis (17/08/2023).
Tak seperti biasanya, kali ini siswa-siswa SD tersebut mengikuti upacara tidak mengenakan seragam sekolah, namun mengenakan baju adat berbagai daerah.
“Kami memang meminta agar anak-anak SD ini pakai baju adat, agar mereka tahu bahwa Indonesia kaya dengan beragam suku dan budaya. Ini juga bagian dari edukasi ke para siswa,” kata Bupati Sumenep, Ach. Fauzi Wongsojudo.
Baca Juga: Pemkab Malang Hanya Cover BPJS Bagi 172 Ribu Warga Miskin
Menurutnya, seluruh masyarakat harus memaknai kemerdekaan yang diperjuangkan para pahlawan dengan rasa syukur. Kemerdekaan yang sudah dipersembahkan para pejuang dan diamanatkan pada generasi penerus bangsa, harus diisi dengan hal-hal yang bermanfaat.

“Jaga kebersamaan. Meski berbeda adat dan budaya, harus tetap satu, NKRI. Anak-anak ini kelak yang akan menerima tongkat estafet kepemimpinan. Mereka lah yang akan melanjutkan membangun negeri ini,” ujarnya.
Lebih lanjut Bupati menginginkan kado khusus kemerdekaan bagi Sumenep adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
Baca Juga: 780 Bendera Merah Putih Disebar di Pintu Keluar Tol Jawa Timur
“Selain itu, sebagai saya juga berharap angka kemiskinan turun, angka IPM naik, stunting bisa diatasi dan angkanya terus turun. Kalau ini bisa terjadi, ini akan jadi kado indah di HUT Kemerdekaan,” pungkasnya. (tem/ian)






