Lamongan (beritajatim.com) – Komisi C DPRD Lamongan menyoroti kurangnya kelengkapan (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) di Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan, yang saat ini sedang dala masa uji coba operasional.
Ketua Komisi C DPRD Lamongan, Mahfud Shodiq, menyebut ada beberapa catatan penting yang menjadi poin evaluasi, agar JLU busa menjadi jalur yang aman dan nyaman untuk dilalui.
“Pada prinsipnya, kami dari Komisi C dan masyarakt Lamongan, terima aksih karena sidah dibuka JLU ini. Dan setelah kita lihat, bisa mebgurangi arus lalu lintas yang melintas di kota. Namun dari evaluasi kita, banyak catatan yang harus diperbaiki,” kata Mahfud, usai melakukan sidak JLU brsama sejumlah anggota Komisi C DPRD Lamongan, Kamis (21/8/2025).
Poin pertama yang menjadi sorotan Komisi C adalah kurangnya trafict light. Terutama di simpang empat menuju Desa Balun dan simpang empat penghubung Kaliotik ke Desa Dlanggu dan sekitarnya.
“Jadi di sini yang perlu dipasang trafict light itu seharusnya 5 titik. Tapi ternyata baru 3. Ini yang menjadi persoalan. Sehingga kami nanti akan ke Dinas Perhubungan Jatim dan akan ke pusat, untuk meminta adanya penambahan trafict ini,” tuturnya.
Kemudian poin kedua, Mahfud mdnyebut penerangan jalan masih kurang, sehingga dinilai membahayakan, khususnya bagi pengguna kendaraan doda dua.
“Kami juga minta adanya lampu penerangan jalan. Yang sudah ada ini masih perlu ditambah lagi. Di samping itu bayak pengguna kendaraan roda dua kecelakaan. Sehingga ini harus kita perhatikan,” ujarnya.
Mahfud menegaskan, pihaknya akan segera ke kantor BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) wilayah Jatim-Bali, maupun pusat, untuk meminta penambahan traffic light dan penambahan lampu penerangan jalan.
Selain itu, sembari menunggu tindaklanjut dari instansi terkait, Mahfud merekomendasikan kepada Dinas Perhubungan Lamongan, agar menerjunkan petugas pengatur lalu lintas, di simpang empat yang tidak ada trafict light.
“Nanti Dinas Perhubungan bisa bekerja sama dengan desa-desa terkait, untuk diperbantukan relawan di sini, untuk mengatur arus lalu lintas,” ucapnya. (fak/ted)







1 Komentar
Aku ya bisa kerja cuma lihat2 mana yg kurang bahkan anak SD juga bisa