Gresik (beritajatim.com) – Anak usaha PT Semen Indonesia (persero) Tbk (SIG) yakni PT Solusi Bangun Indonesia atau SBI mengembangkan budidaya mikroalga di Pabrik Cilacap, Jawa Tengah.
Pengembangan itu sebagai terobosan upaya penyerapan CO2 (karbon dioksida) untuk menghasilkan oksigen di lingkungan pabrik.
Dalam budidaya ini SBI menggandeng Universitas Gajah Mada (UGM) Jogyakarta, serta Center of Excellen for Microalgae Biorefinery sebagai penyuplai bibit alga. SBI juga turut menyediakan sumber daya manusia dan dukungan dana.
Berdasarkan riset ilmiah, mikroalga merupakan jasad renik yang termasuk tumbuhan bersel tunggal, dan berkembang biak sangat cepat dengan daur hidup relatif pendek. Tumbuhan ini juga memiliki kemampuan melakukan fotosintesis dengan CO2 untuk menghasilkan oksigen. Terlebih lagi, mikroalga dikenal sebagai salah satu penyumbang oksigen di dunia.
“Kami memilih Pabrik Cilacap karena menjadi terobosan inovasi juga bukti kontribusi SIG dalam upaya dekarbonisasi,” ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, Jumat (13/01/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”semen-indonesia”]
Ia menambahkan, tahap pertama budidayanya dilakukan di rumah alga seluas 180 m2 dengan kapasitas 10.000 liter. Sementara di lahan seluas 252 m2 dengan kapasitas 15.000 liter.
“Tahap kedua kami juga menyiapkan lahan 525 m2 yang diharapkan bisa mencapai kapasitas hingga 100.000 liter. Sehingga, total lahan untuk rumah mikroalga seluas 957 m2,” imbuhnya.
Selain bermanfaat untuk mengurangi emisi karbon lanjut dia, berdasarkan kandungan dan fungsinya, alga juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetik.
“Dilihat dari sisi ekonomis budidaya mikroalga dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan ekonomi masyarakat,” ungkap Vita Mahreyni.
Secara terpisah, Direktur Center Of Excellence for Microalgae Biorefinery Pusat Studi Energi UGM, Prof Arief Budiman mengapresiasi inisiatif pengembangan budidaya mikroalga sebagai bukti nyata perusahaan menurunkan emisi CO2.
“Ini langkah terobosan dunia industri, khususnya industri semen seperti yang dilakukan anak usaha SIG yaitu SBI di lingkup operasional pabriknya,” pungkasnya. (dny/ted)






