Sumenep (beritajatim.com) – Selama bulan Ramadan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumenep mengalami perubahan menu. Jika sebelumnya MBG menyediakan makanan berat berupa nasi, kini menu yang diberikan lebih disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak yang berpuasa.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep, Mohammad Kholilur Rahman, menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan khusus selama bulan Ramadan.
“Menu yang diberikan untuk anak-anak di MBG ini berupa roti manis, susu, kurma, jeruk, dan telur ayam. Selain itu, wadah yang digunakan adalah ‘totebag’. Bukan lagi tempat makan ‘stainless steel’ seperti biasanya,” ujar Kholilur Rahman, Selasa (11/03/2025).
Perubahan menu ini hanya bersifat sementara dan akan kembali seperti semula setelah Ramadan berakhir. Sementara itu, proses persiapan dan distribusi MBG tetap berjalan seperti biasa.
“Menu Ramadan ini berlaku sampai hari terakhir anak-anak bersekolah sebelum memasuki libur Lebaran. Pendistribusian ke sekolah-sekolah selama Ramadan dilakukan jam 9 pagi, sedangkan persiapannya dimulai sejak jam 5 pagi,” tambahnya.
Pada tahap pertama, program MBG ini menjangkau 2.965 siswa dari 18 sekolah, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA. Sekolah-sekolah penerima manfaat MBG antara lain PAUD Al-Qadar, Melati, Aqidah Usymuni, TK Ashabus Sekkep, Al-Kautsar, Anggraini, dan Terate. Untuk jenjang SD, MBG didistribusikan ke SDN 2 Pamolokan, MIN 1, SDN Pandian 1, SDN Pamolokan 1, dan SDN Pandian 5.
Sementara untuk tingkat SMP, program ini menyasar siswa di SMP Binar, MTsN Aqidah Usymuni, MTsN 1 Sumenep, dan SMP Miftahul Ulum. Untuk tingkat SMA, MBG diberikan di SMA Al-Azhar dan MA Zainal Arifin.
Program Makan Bergizi Gratis ini menjadi salah satu inisiatif pemerintah daerah dalam menjaga asupan gizi anak-anak sekolah, khususnya selama Ramadan. Dengan menyesuaikan menu yang lebih ringan dan bergizi, diharapkan anak-anak tetap mendapatkan nutrisi yang cukup untuk menjalani aktivitas sekolah meskipun sedang berpuasa. (tem/ian)






