Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyiapkan anggaran sebesar Rp 77 miliar untuk menuntaskan kewajiban pembayaran premi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) kepada BPJS Kesehatan yang mencapai Rp 43 miliar dalam program Universal Health Coverage (UHC).
Penuntasan kewajiban tunggakan premi PBID tersebut dialokasikan melalui anggaran tahun 2026. Langkah ini menjadi bentuk komitmen Pemkab Pamekasan untuk memastikan persoalan utang premi tidak kembali menjadi beban pada tahun-tahun berikutnya.
“Secara prinsip utang premi PBID ke BPJS Kesehatan anggarannya sudah kami siapkan, dan utang Rp 43 miliar itu bisa kami penuhi karena total alokasi anggaran mencapai Rp 77 miliar,” kata Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, Kamis (15/1/2026).
Berdasarkan estimasi pemerintah daerah, alokasi anggaran tersebut sejatinya mampu menampung sekitar 75.155 peserta PBID. Namun, jumlah peserta yang dijamin melalui perjanjian terbaru yang telah ditandatangani bersama BPJS Kesehatan saat ini baru mencapai sekitar 65.589 jiwa.
Jumlah tersebut dinilai masih belum cukup untuk mengembalikan status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang sebelumnya sempat diraih Kabupaten Pamekasan.
“Untuk UHC Prioritas, syaratnya harus mencapai 98 persen dari jumlah penduduk, dengan tingkat keaktifan minimal 80 persen. Meski demikian, kami optimis status UHC Prioritas Pamekasan dapat kembali dipulihkan. Bahkan upaya lobi ke BPJS Kesehatan pusat juga menunjukkan sinyal positif,” ungkapnya.
Optimisme tersebut diperkuat dengan langkah lanjutan yang dilakukan pemerintah daerah. Sebelumnya, Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, mendatangi Kantor BPJS Kesehatan pusat guna membahas sejumlah persoalan terkait kepesertaan dan status UHC di wilayah setempat.
“Kemarin kami mengutus Wakil Bupati untuk melobi langsung ke BPJS Kesehatan pusat berkenaan dengan persoalan ini,” jelas Kholilurrahman.
“Dari hasil pertemuan itu sepertinya ada green light, dan insya’ Allah dikabulkan. Semoga ikhtiar yang kita lakukan berjalan sesuai harapan, dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. [pin/beq]






