Malang (beritajatim.com) – Pasangan bakal calon Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang Moch Anton dan Dimyati Ayatulloh telah mendapat rekomendasi dari PKB dan Partai Demokrat. Mereka kini kembali mendapat rekomendasi dari PAN.
Abah Anton mengatakan, pekan lalu secara marathon rekomendasi datang secara berurutan kepadanya yang maju bersama Dimyati. Setelah PKB, disusul Partai Demokrat, dan kini PAN.
“Bismillah hari ini kami ke Surabaya Insya Allah untuk mengambil rekomendasi dari PAN. Jadi 3 partai yang mengusung kami, PKB, Partai Demokrat dan PAN,” ujar Abah Anton, Senin, 26 Agustus 2024.
Abah Anton menuturkan, selain PKB, Partai Demokrat dan PAN. Mereka juga menanti partai lain yang akan bergabung dengan mereka. Asalkan ada kesamaan visi dan misi dia mengajak semuanya untuk bersinergi.
“Rekom PAN saya ambil sekarang. Kita juga menunggu partai lain yang belum mengambil sikap. Mudah-mudahan ada sinergi,” ujar Abah Anton.
Sementara itu, Dimyati Ayatulloh yang merupakan warga asli Mergosono, Kota Malang mengungkapkan semua proses berjalan dengan cepat. Saat tawaran menjadi calon wakil wali kota datang padanya dia langsung menerimanya.
Meski sempat ragu karena dia bukan seorang politisi. Namun, pengusaha yang berkibar di Jakarta ini akhirnya menerima tawaran Abah Anton setelah melakukan istikarah. Bersama Abah Anton dia ingin menjadikan Kota Malang yang sejahtera dan peduli wong cilik.
“Semua prosesnya berjalan dengan cepat ya. Allhamdulilah saya dipercaya oleh Abah Anton. Meski saya di Jakarta saya sering bersinergi dengan masyarakat lewat sedekah. Allah menentukan yang lain lewat tangan Abah Anton yang sebelumnya saya tidak terpikirkan untuk ke politik,” ujar Dimyati. (luc/but)






