Surabaya (beritajatim.com) – Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur mengalami peningkatan. Dari catatan analisa dan evaluasi yang dikeluarkan Polda Jatim, tercatat ada 4.889 meninggal dunia di tahun 2022, jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yakni 4.393 orang.
Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto, pihaknya belakangan ini serius menanggapi kecelakaan yang terjadi di Jawa Timur. Utamanya, kecelakaan yang melibatkan kereta api. Data yang dihimpun, sedikitnya ada 500 an perlintasan KA, yang kebanyakan tidak ada penjaganya.
“Beberapa hari ini saya diskusi intensif yang berkaitan dengan itu. Jadi fantastis juga selama 2022 ini. Ini saya tegaskan lagi, Kemarin saya sudah berkomunikasi, ini juga proses hukum yang akan kami cari tau penyebabnya, termasuk juga yang bertanggung jawab,” katanya, Jumat (30/12/2022) malam.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kecelakaan”]
Peningkatan tersebut dianggap serius oleh Irjen Toni. Untuk kedepan, Irjen Toni menghimbau anggotanya untuk mencermati setiap laka lantas. Sebab, orang nomer satu di Korps Bhayangkara Jawa Timur ini berkeyakinan pasti ada yang bertanggung jawab di setiap insiden kecelakaan.
“Karena melihat bergelimpangannya angka-angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan korban meninggal dunia, pasti ada yang harus bertanggungjawab. Itu nanti akan kita proses hukum, bagaimanapun nanti kita akan melihat siapa yang paling bertanggung jawab ya,” tambahnya. [uci/kun]






