Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah pusat bergerak cepat merealisasikan program Sekolah Rakyat (SR). Sekolah ini ditujukan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kabupaten Ponorogo beberapa waktu lalu mengajukan diri menjadi salah satu lokasi untuk menjalankan program tersebut.
Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Robben Rico, langsung turun ke lapangan. Dia ke Bumi Reog untuk meninjau kesiapan gedung sementara untuk Sekolah Rakyat ini. Gedung yang di tinjau yakni di sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Tambakbayan di Jalan Trunojoyo Ponorogo.
Gedung milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo itu, rencananya akan digunakan sementara sebelum pembangunan SR permanen dimulai. Lokasi pembangunan permanen ini, berada di Jalan Margomulyo, Kelurahan Setono.
“Gedungnya ini sudah ada untuk memulai rintisan tahun pertama ini, karena pak Presiden ingin sekolah rakyat ini segera beroperasi sambil kita menunggu pembangunan di lahan yang dimiliki Pemkab Ponorogo,” kata Robben Rico, Kamis (1/5/2025).
Dalam peninjauan itu, Rico mengungkapkan bahwa akan ada renovasi ringan, supaya gedung siap pakai. Termasuk sarana pendukung dan asrama siswa. Pemerintah ingin sekolah ini bisa dimulai secepatnya.
“Jadi gedung ini untuk triger pertama, atau rintisan supaya kita tidak kehilangan waktu lebih banyak,” ungkapnya.
Rico menyebut, kapasitas awal mengikuti daya tampung di gedung sentra industri ini. Paling tidak akan ada 4 rombongan belajar (rombel). Target awal sekitar 100 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA.
“Kalau misal 2 SD, 1 SMP, 1 SMA juga boleh, nanti kita akan berdiskusi dengan pak Bupati, siapnya apa dulu,” jelasnya.
Rico menegaskan, SR hanya untuk siswa dari keluarga desil 1. Artinya, berasal dari kelompok masyarakat dengan pendapatan paling rendah. Mereka yang berada di luar kriteria tidak akan diterima. “SR ini untuk anal dari keluarga desil 1,” tutupnya.
Sementara itu Bupati Sugiri Sancoko menyebut bahwa gedung sentra IKM Tambakbayan, tempat yang paling cocok untuk memulai Sekolah Rakyat di Ponorogo. Penempatan Sekolah Rakyat di tempat tersebut, hanya bersifat sementara. Tentu nantinya akan pindah, jika tempatnya di Kelurahan Setono sudah jadi. “Sentra IKM ini digunakan setahun, sambil menunggu pembangunan yang di sana (Gedung SR di Kelurahan Setono-red),” katanya. (end/kun)






