Magetan (beritajatim.com) – Rumah tinggal KA (49), salah satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan terbakar habis pada Rabu (21/8/2024) dini hari. Kebakaran diduga dipisu akibat KA menyalakan rokok dan membuat api membesar hingga rumahnya tersulut.
”Warga sekitar tahunya api sudah membesar dan tinggi. Kemungkinan dari merokok atau membuat perapian, namun kami tidak tahu pasti. KA ini tinggal sendiri. Beruntung bisa menyelamatkan diri saat api sudah membesar. Warga yang tahu langsung berupaya memadamkan dan kami juga meminta tolong Damkar Magetan,” terang Kades Plumpung Jaelani Wahyudiarto pada beritajatim.com.
Pria yang akrab disapa Mbah Nani itu mengatakan, jika upaya pemadaman cukup terkendala medan. Desa Plumpung memiliki medan yang sulit bagi mobil Damkar yang membawa air. Jalan yang naik turun membuat mobil Damkar butuh waktu untuk sampai ke lokasi kejadian.
”Untungnya, berkat gotong royong warga, saat Damkar datang, api sudah tinggal sedikit. Setelah sudah ditangani Damkar, api bisa dipadamkan. Sementara, KA juga sudah dievakuasi,” lanjut Mbah Nani.
Kemudian, pada Rabu pagi, pihaknya bersama masyarakat dan unsur TNI Polri melakukan kerja bakti untuk mengevakuasi puing dan sisa material yang terbakar. Pihaknya memastikan jika KA tidak terluka dan mendapatkan tempat layak untuk sementara. Pun, karena dinding rumah KA masih berdiri, sementara bakal dibuatkan atap asbes.
”Saudaranya masih ada ya, tiga orang, tapi tinggal di desa lain. Tapi, KA ini tidak mau ikut saudaranya. Maunya tinggal sendiri. Jadi, kami akan buatkan kamar dari besi ringan dan galvalum untuk tempat tidur sementara. Kondisi KA saat ini stabil ya, masih bisa diajak komunikasi,” terang Mbah Nani.
Pun, dia mengimbau warganya agar tidak menyalakan perapian di malam hari. Serta, dia meminta agar warganya senantiasa waspada terhadap benda-benda yang bisa memicu kebakaran. [fiq/beq]






