Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah truk box Mitsubishi Fuso bernopol N 8020 EU yang memuat frozen food berupa ayam dan cumi terguling di Jalan Raya Kedung Cowek, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Kamis (4/12/2025). Kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 11.45 WIB akibat jalanan licin saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Wasis Sutikno, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut dipicu oleh kondisi cuaca buruk yang mempengaruhi daya cengkeram ban kendaraan terhadap aspal.
“Menerima laporan kejadian tersebut Tim Rescue Pasarturi menuju ke TKP (lokasi), serta langsung melakukan koordinasi dan evakuasi,” kata Wasis, Kamis (4/12/2025).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah utara (sisi Madura) menuju pusat kota. Sopir diduga berupaya mendahului kendaraan di depannya. Namun, manuver tersebut gagal karena ban mengalami selip di jalanan basah, menyebabkan truk hilang kendali.
“Kendaraan melaju dari sebelah utara sisi madura, truck tersebut mengalami selip sehingga terguling,” jelas Wasis.
Akibat kejadian ini, posisi truk berakhir nangkring di atas pembatas jalan (median). Benturan keras menyebabkan kerusakan cukup parah pada bodi kendaraan, sementara muatan frozen food berupa daging ayam dan cumi-cumi sempat berceceran ke badan jalan, yang sempat memicu perhatian pengguna jalan lain.
Proses evakuasi bangkai truk membutuhkan waktu sekitar satu jam dengan mengerahkan unit alat berat milik DPKP untuk mengembalikan posisi truk dan menepikannya agar tidak memicu kemacetan panjang.
“Kendaraan berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.00 WIB, dengan bantuan menggunakan alat berat dari DPKP Kota Surabaya,” ucapnya.
Menanggapi insiden ini, Wasis mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah intensitas hujan yang tinggi di Surabaya. Jalanan yang licin menuntut pengendara untuk mengurangi kecepatan dan tidak melakukan manuver berbahaya.
“Apabila warga menghadapi kondisi darurat, segera menghubungi Call Center 112 Kota Surabaya atau nomor kedaruratan (WA) 081131112112 untuk penanganan,” tutup Wasis. [rma/beq]






