Blitar (beritajatim.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi, Kabupaten Blitar siap memberikan pelayanan pendampingan psikologis bagi calon kepala daerah (cakada) yang gagal dalam kontestasi Pilkada 2024 ini. Kepastian itu diungkapkan oleh Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Dr. Endah Woro Utami.
Meski tidak menyediakan ruangan khusus namun RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar tetap siap untuk memberikan layanan pendampingan kejiwaan dan psikologis jika diperlukan. Total ada 1 dokter jiwa serta 1 psikiater yang disiagakan oleh RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar.
“Kalau khusus tidak ada. Tapi intinya kita menyiapkan, pelayanan karena sudah ada Psikologi Klinis, spesialis jiwa,” kata Endah Woro, Dirut RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi Blitar, Jumat (8/11/2024).
Layanan psikologis ini diberikan bukan hanya untuk Calon Bupati-Wakil Bupati Blitar. Namun layanan ini juga diperuntukkan bagi calon kepala daerah yang lain baik Kota Blitar ataupun daerah sekitar.
“Tapi bukan khusus menyiapkan untuk calon Bupati atau walikota atau gubernur. Untuk dokter ada Spesialis jiwa 1 orang serta psikologi klinis 1,” tegasnya.
Klinik psikologis ini buka setiap hari. Layanan ini pun buka di jam-jam operasional. Sehingga bagi tim kepala daerah yang gagal dan memerlukan pendampingan bisa langsung datang ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar.
“Klinik psikologis seperti jadwal klinik. IGD dan Rawat Inap 24 jam,” tutupnya.
Potensi gangguan kejiwaan dan psikologis dalam Pilkada ini memang cukup tinggi. Pasalnya suasana Pilkada 2024 ini terasa lebih panas karena waktunya masih berhimpitan dengan Pilpres 2024 kemarin. [owi/beq]






