Jombang (beritajatim.com) – RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kabupaten Jombang belum menerima pasien caleg (calon legislatif) yang gagal terpilih menjadi wakil rakyat dalam Pemilu 14 Februari 2024 kemarin. Meski ruangan untuk itu sudah disiapkan oleh rumah sakit pelat merah ini.
“Sampai sekarang belum ada (pasien caleg gagal) yang masuk ke rumah sakit ini. Nanti saya cek lagi,” ujar Direktur RSUD Jombang DR. dr Ma’murotus Sa’diyah MKes atau yang akrab disapa Dokter Eyik, Kamis (15/2/2024).
Sebelumnya, menjelang Pemilu 2024, RSUD Jombang membuka ruangan khusus untuk pasien yang mengalami gangguan kejiwaan atau depresi. Ruangan tersebut berdekatan paviliun Upaya Waluya.
Ruangan untuk pasien jiwa tersebut berbeda dengan ruangan pada umumnya. Pasalnya, ruangan ini menggunakan jendela berterali besi. Begitu juga dengan lorong yang ada di ruangan tersebut. Terali besi terlihat di ujung lorong.
Ada delapam tempat tidur yang disiapkan khusus untuk pasien gangguan jiwa. Yakni, dua tempat tidur di ruang HCU (High Care Unit). Ruangan itu untuk pasien yang masih membutuhkan pengawasan secara ketat. Kemudian terdapat enam tempat tidur di ruang perawatan, serta satu dokter jiwa.
Divisi Teknis dan Penyelenggara KPU Jombang Asad Choirudin menjelaskan bahwa secara umum pelaksanaan pemilu di Jombang berlangsung aman dan lancar. Namun demikian, belum bisa diketahui siapa saja caleg yang terpilih dan siapa yang gagal.
Pasalnya, mulai hari ini tahapannya penghitungan di tingkat kecamatan. Perhitungan tersebut dimulai tanggal 15 hingga 20 Februari 2024. “Secara umum pelaksanaan pemilu di Jombang aman dan lancar. Sekarang tahapannya penghitungan suara tingkat kecamatan,” pungkasnya. [suf]






