Mojokerto (beritajatim.com) – Kesigapan Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Mojokerto berhasil mencegah kebakaran home industri sepatu di Kecamatan Sooko meluas ke kawasan permukiman warga, Kamis (29/1/2026) dini hari.
Meski petugas membutuhkan waktu setidaknya lima jam untuk memadamkan api.
Komandan Regu Pos 1 Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Sukamto mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar lokasi kejadian. “Begitu laporan masuk, tim Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto langsung menuju lokasi,” ungkapnya.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto diterjunkan ke lokasi, dibantu satu unit mobil pemadam dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena objek yang terbakar berisi bahan mudah terbakar seperti bahan baku sepatu dan mesin produksi.
Selain pemadaman, petugas juga melakukan pembasahan secara menyeluruh guna memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi menimbulkan kebakaran ulang. Penanganan kebakaran ini melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari Polsek, Koramil, PMI, relawan, hingga masyarakat setempat.
“Fokus kami selain memadamkan api juga memastikan kondisi benar-benar aman, terutama karena lokasi berdekatan dengan permukiman warga. Setelah upaya intensif selama kurang lebih lima jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada pukul 06.15 WIB,” jelasnya.
BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari, serta segera melaporkan ke petugas apabila terjadi potensi kebakaran di lingkungan sekitar. Kasus kebakaran bangunan home industri dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Sebelumnya, sebuah bangunan home industri sepatu di Dusun Kedungmaling, Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, dilalap api pada Kamis (29/1/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dan baru berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian. [tin/ted]






