Jakarta (beritajatim.com) – Menteri Koorinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan telah menemui Presiden Joko Widodo di Istana. Calon wakil presiden nomor urut 3 itu menyebut telah menyerahkan surat pengunduran diri dari Kabinet Indonesia Maju.
“Saya mohon maaf ke beliau kalau ada masalah-masalah yang kurang saya laksanakan dengan baik,” ujar Mahfud didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Dia pun menyampaikan terima kasih kepada Jokowi lantaran telah dipercaya menjabat Menko Polhukam sejak 19 Oktober 2019. Mahfud mengakui, menjadi Menko Polhukam merupakan sebuah penghormatan dari Jokowi kepada dirinya.
Mahfud menambahkan, dengan penyampaian surat tersebut, dirinya telah resmi mengundurkan diri sebagai Menko Polhukam.
“Sehingga saya secara resmi dan dengan penuh hormat hari ini nyatakan surat menyatakan minta atau mohon berhenti,” kata Mahfud.
Sebelumnya, Mahfud mengatakan, ingin bertemu langsung dengan Presiden karena dia ingin mundur secara baik-baik.
“Sebab dulu saya juga diangkat secara baik, dan tidak ingin muncul kesan tinggal gelanggang colong playu,” kata Mahfud di depan Pura Ulun Danu yang terletak di tengah Danau Tirta Gangga, Desa Swastika Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, Rabu (31/1/2024).
Dia pun berharap pengunduran diri ini bisa menjadi jaminan moral dan intelektual agar Pilpres berjalan adil dan jujur. Selain itu, Mahfud menyebut, nilai independensi selama proses pemilihan yang berlangsung pada 14 Februari dan proses setelahnya sangat penting.
“Saya sangat menghindari konflik kepentingan dan intervensi politik,” ujarnya. (*/ian)






