Mojokerto (Beritajatim.com) — Kinerja Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto di bawah komando AKP Nova Indra Pratama terus menunjukkan tren positif dalam upaya penegakan hukum. Sejak menjabat, 3 Mei 2024 lalu, AKP Nova berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol yang meresahkan masyarakat.
Mulai dari kejahatan jalanan, penipuan daring, hingga peredaran uang palsu bernilai ratusan juta rupiah. Dalam salah satu pengungkapan terbesar, pada Maret 2025, timnya berhasil membongkar sindikat pengedar dan pencetak uang palsu dengan barang bukti senilai Rp403 juta. Sebanyak delapan pelaku ditangkap.
Sejumlah peralatan cetak dan lembaran uang palsu siap edar turut di sita. Tak hanya itu, Satreskrim juga menangkap pelaku curanmor yang sempat terlibat dalam kecelakaan maut di Kecamatan Kutorejo. Setelah melakukan penyelidikan intensif, tiga pelaku berhasil diamankan, termasuk penadah yang beraksi lintas provinsi.
Pada Oktober 2024, AKP Nova memimpin pengungkapan kasus kelompok jalanan yang menyebut diri mereka sebagai ‘Golongan Pemukul’. Polisi menyita senjata tajam berupa kerambit dan ruyung dari dua tersangka yang tergabung dalam konvoi komunitas motor, yang selama ini meresahkan masyarakat kawasan wisata Pacet.
Di bidang kejahatan digital, AKP Nova juga sukses membongkar kasus penipuan arisan online dengan kerugian mencapai Rp653 juta. Pelakunya, seorang ibu hamil, menjalankan modus lelang palsu melalui media sosial untuk memperdaya para korbannya. Respon cepat terhadap laporan masyarakat juga menjadi ciri khas AKP Nova.
Saat pihak Telkom melaporkan pencurian kabel jaringan di Kecamatan Pacet, Polres Mojokerto bergerak cepat dan langsung memproses penyelidikan. Lima tersangka segera ditetapkan, menunjukkan kesigapan aparat dalam menjaga fasilitas umum. Selain itu, penanganan kasus penggelapan kendaraan milik guru Sekolah Dasar (SD).
Kasus penggelapan tersebut melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor. Satreskrim berhasil menemukan kembali kendaraan korban dan menyerahkan ke pihak yang berwenang. Rentetan keberhasilan ini menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinan AKP Nova Indra Pratama, Satreskrim Polres Mojokerto terus bekerja maksimal.
Yakni dalam menciptakan rasa aman dan keadilan di tengah masyarakat. AKP Indra Pratama resmi menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Mojokerto sejak Rotasi ‘Tiga Kasat’ tanggal 3 Mei 2024 . Selanjutnya, ia menyerahkan jabatan tersebut AKP Dr Fauzy Pratama pada 11 Juli 2025 atau setelah 14 bulan menjabat.
“Saya sangat berterima kasih kepada jajaran Polres Mojokerto, seluruh personel Satreskrim, serta masyarakat yang selalu memberi dukungan. Mojokerto adalah daerah yang luar biasa dinamika penduduk maupun dinamika sosial masyarakat, masyarakat yang guyub dan etos kerja tinggi,” ungkapnya, Sabtu (12/7/2025).
AKP Nova resmi menyerahkan tongkat estafet kepada AKP Dr Fauzy Pratama pada, Jumat (11/7/2025) kematin. Serah Terima Jabatan (Serijab) digelar di Ruang Vidcon Mapolres Mojokerto dan dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto.[tin/kun]






