Kediri (beritajatim.com) – Kawasan wisata Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri semakin ciamik. Obyek wisata ikonik ini telah dilengkapi oleh berbagai fasilitas pendukung, mulai dari hotel, pasar kuliner hingga taman bermain.
Dengan berbagai fasilitas itu, jumlah pengunjung wisata SLG Kediri dipreksi bakal melonjak pada momentum libur Hari Raya Idul Fitri 2024 nanti. Seperti pengalaman libur lebaran tahun-tahun sebelumnya, SLG memang selalu diserbu oleh wisatawan dari berbagai daerah di Jawa Timur, bahkan dari Macan Negara.
Kawasan wisata SLG Kediri memang telah berkembang dengan pesat. Tak hanya bangunan monumental yang disebut mirip dengan ‘Arc de Triompei di Paris, kini ada berbagai fasilitas pelengkap, mulai dari Fave Hotel, area pertokoan, pasar kuliner hingga taman bermain yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatan untuk datang.
Kehadiran SLG Kediri telah membawa dampak positif yang signifikan bagi ekonomi lokal. Terkhusus bagi para pedagang membuka lapaknya di kawasan ini. Dengan adanya beragam fasilitas seperti Fave Hotel dan area pertokoan yang berkembang, pedagang lokal mendapatkan peluang baru untuk meningkatkan pendapatan mereka.
Disi lain, para wisatawan yang berkunjung juga turut berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian lokal dengan membeli produk-produk dari pedagang di sekitar SLG Kediri. Denyut ekonomi ini terus bergerak sepanjang waktu, dari pagi hingga malam hari.
Di area SLG juga terdapat kawasan pertokoan yang strategis dan cocok untuk berbagai usaha dan bisnis. Dengan lokasi yang mudah dijangkau oleh wisatawan, serta didukung oleh infrastruktur yang memadai, area pertokoan ini menjadi magnet bagi para pengusaha yang ingin mengembangkan usaha mereka di daerah ini.
Masih kata dia, dari segi legalitas, lahan di SLG Kediri aman. Hal ini memberikan kepastian dan keamanan bagi para pelaku bisnis dan pengunjung yang berpartisipasi dalam kegiatan di area tersebut.
“Simpang Lima Gumul Kediri terus berkembang menjadi destinasi wisata unggulan dan pusat ekonomi yang menjanjikan bagi Kabupaten Kediri dan sekitarnya. Apalagi Kabupaten Kediri akan menjadi episentrum baru di Jawa Timur dengan adanya Bandara Dhoho,” tutup Nur Cahya. [nm/but]







