Pacitan (beritajatim.com) – Proses rehabilitasi gedung pendidikan dan pelatihan (Diklat) milik Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pacitan yang terletak di Jalan KH. Dimyati, kini hampir rampung. Meski semula ditargetkan tuntas pada 26 Juni 2026, hingga awal Juli ini pekerjaan tahap akhir masih terus dilakukan.
Pantauan di lokasi pada Senin (1/7/2025), tampak para petugas dari PT Nidya Karya menyelesaikan tahap finishing seperti pengecatan dinding dan pembersihan lantai. Gedung tersebut akan difungsikan sebagai sekolah dengan dua ruang belajar (rombel) awal.
“Masih dilakukan pembersihan serta finishing akhir untuk gedung sekolah dua rombel awal,” kata Plt Kepala Dinas Sosial Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, yang juga menjabat sebagai Asisten I Setda Pacitan.
Selain gedung utama, area Panti Werdha yang berada dalam kompleks yang sama juga tengah disiapkan untuk rombel tambahan. Bangunan ini nantinya akan difungsikan sebagai asrama siswa, menyesuaikan dengan konsep sekolah berbasis asrama yang sedang dikembangkan oleh Pemkab Pacitan.
“Pertengahan Juli ditargetkan selesai untuk tambahan dua rombel,” tambah Khemal.
Dengan demikian, total akan tersedia empat rombel yang siap dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar sekaligus asrama siswa. Rencananya, proses pembelajaran akan mulai berjalan pada pertengahan Juli 2026, bertepatan dengan awal tahun ajaran baru, sama seperti sekolah umum lainnya.
“Proses masuknya siswa sama seperti sekolah umum pada umumnya,” pungkas Khemal.
Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap kehadiran sekolah berbasis asrama ini dapat meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, sekaligus memaksimalkan penggunaan aset gedung milik daerah yang sebelumnya digunakan sebagai tempat diklat pegawai. [tri/beq]






