Jombang (beritajatim.com) – Ratusan anak mengikuti khitan massal yang digelar oleh Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Jombang, Sabtu (1/10/2022). Acara bertema Khitan Cinta ini digelar di gedung PKK setempat.
Ratusan peserta ini tidak dikhitan secara bersamaan. Namun secara bergelombang di masing-masing kecamatan. Untuk hari pertama atau pembukaan dilaksanakan di pendapa Kabupaten Jombang dan di Kecamatan Peterongan.
Sebagai simbolis, di pendapa Kabupaten Jombang sebanyak 34 anak. Sedangkan di Kecamatan Peterongan sebanyak 29 anak.
“Khitan cinta ini dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Jombang ke-112 dan peringatan Maulid Nabi Muhammad,” ujar Wakil Ketua II Baznas Jombang Bidang Penyaluran, Pendistribusian dan Pemberdayaan, Siroju Rosyidin.
Siroju menjelaskan, jumlah total peserta khitan massal sebanyak 373 anak. Pada pembukaan, Khitan Cinta dilaksanakan di pendapa dan Kecamatan Peterongan.
Selanjutnya pada Minggu (2/10/2022), Khitan Cinta dilaksanakan di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Perak, dan Gudo. Begitu seterusnya hingga 22 titik lainnya.
Setiap peserta khitan massal mendapatkan baju, sarung, peci, serta uang saku sebesar Rp200 ribu.
“Jumlah 373 peserta itu dimungkinkan bertambah. Karena pendaftaran masih kita buka,” kata Siroju menegaskan.
Sebanyak 34 anak yang mengikuti pembukaan khitan massal itu dikumpulkan di pendapa Kabupaten Jombang. Mereka duduk di kursi yang sudah disiapkan.
Saat Bupati Jombang Mundjidah Wahab memasuki lokasi, puluhan anak-anak ini maju ke depan untuk bersalaman dengan orang nomor satu di Jombang itu. Puluhan anak itu kemudian foto bersama dengan bupati.
Dari situ, mereka bergeser ke gedung PKK yang berada di samping pendapa. Enak anak memasuki ruangan untuk menjalani khitan oleh tim medis.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Jombang”]
Mereka berbaring di tempat tidur yang sudah disiapkan. Untuk menahan rasa sakit, ada beberapa anak yang memilih bermain HP sembari tiduran.
Ada pula yang menangis saat dikhitan. Seperti yang dialami Abdul Majid (12). Murid kelas V MI Sunan Giri Desa Pulo Lor Jombang ini awalnya tiduran santai sembari bermain Hp.
Namun, saat tim medis melakukan khitan, Majid menangis sejadi-jadinya.
“Jangan menangis. Tidak sakit kok,” kata petugas media yang ada di samping Majid.
Selain khitan massal, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan bedah rumah dari Baznas Jatim kepada 15 warga Jombang. Ketua Baznas Jatim KH Rozikin. Tetapi yang hadir di pendapa sebanyak 12 penerima bantuan bedah rumah yang masing-masing mendapat Rp15 juta.
“Rinciannya, Rp12,5 juta dari Baznas Jatim, lalu dari Baznas Jombang sebesar Rp2,5 juta. Jadi total yang diberikan untuk bedah rumah Rp15 juta per orang. Program lainnya kita juga memberikan kepada 20 orang miskin. Kita mengucapkan semua pihak yang mendukung acara ini. Ada 28 apotek, 1 perusahaan, 10 OPD (organisasi perangkat daerah), serta 10 lembaga,” pungkas Siroju. [suf/beq]






