Blitar (beritajatim.com) – Atmosfer partai puncak Piala Dunia yang mempertemukan Spanyol dan Argentina benar-benar menyihir masyarakat Kota Blitar. Ribuan warga dari berbagai penjuru memadati Kantor Wali Kota Blitar untuk mengikuti nonton bareng (nobar) melalui layar videotron raksasa yang difasilitasi oleh pemerintah daerah.
Sejak beberapa jam sebelum peluit pertandingan final piala dunia dibunyikan, kawasan pusat kota tersebut telah berubah menjadi lautan manusia. Warga lintas generasi datang dengan atribut lengkap mulai dari jersei kebesaran hingga bendera negara kebanggaan masing-masing menciptakan gemuruh yel-yel yang membuat suasana dini hari itu layaknya berada di dalam stadion sungguhan.
Wali Kota Blitar, M. Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, turut membaur di tengah-tengah warganya. Ia menegaskan bahwa agenda nobar ini bukan sekadar panggung hiburan sepak bola biasa, melainkan sebuah ruang komunal untuk mempererat integrasi sosial masyarakat
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa malam ini. Nobar ini bukan sekadar menyaksikan 22 pemain di lapangan, tetapi menjadi momentum berharga untuk mempererat kebersamaan dan membuktikan bahwa ruang publik di Kota Blitar bisa menjadi tempat berkumpul yang aman, nyaman, dan penuh energi positif,” ujar Mas Wali di sela-sela acara pada Senin (20/07/2026).
Ia juga menambahkan, tingginya partisipasi masyarakat dalam event seperti ini menjadi sinyal positif bagi geliat kota. Selain menjadi sarana rekreatif warga, kerumunan massa ini secara otomatis ikut menggerakkan roda ekonomi lokal, khususnya bagi para pedagang kecil dan UMKM di sekitar lokasi.
Agar tensi keseruan tetap terjaga sebelum laga spartan tersebut dimulai, Pemkot Blitar mengemas acara ini secara interaktif dengan berbagai hiburan dan kompetisi berhadiah.
Panggung musik tradisi dan modern disediakan oleh Pemkot Blitar. Penampilan energik dari grup musik Sekawan Limo yang sukses membakar semangat penonton sejak awal acara.
Tak hanya itu Pemkot Blitar juga membagikan ratusan doorprize menarik dibagikan langsung kepada penonton yang beruntung di lokasi. Bahkan, Pemkot Blitar juga menggelar lomba kostum terunik bertema Piala Dunia serta tantangan adu penalti (Penalty Challenge) untuk menyemarakkan acara nobar.
“Kami ingin masyarakat menikmati momen bersejarah ini dengan totalitas kegembiraan. Oleh karena itu, semua instrumen pendukung mulai dari videotron kualitas prima, hiburan, hingga ratusan hadiah kami siapkan,” imbuhnya.
Melalui kesuksesan acara nobar akbar ini, Mas Wali optimistis Kota Blitar ke depan akan semakin dinamis, hidup, dan siap menjadi tuan rumah bagi berbagai event kreatif skala besar yang mampu menarik kunjungan wisatawan. (owi/aje)






