Surabaya (beritajatim.com) – Jawa Timur memiliki segudang kisah yang jarang diketahui oleh masyarakat. Bahkan, beberapa nama kota dan kabupaten di Jawa Timur berasal dari singkatan. Biasanya, penamaan itu berkaitan dengan sejarah atau cerita masyarakat dahulu.
Penamaan tersebut dapat dipelajari dipelajari lewat ilmu Toponomi, yakni pengetahuan tentang nama tempat terutama mengenai asal-usulnya.
Namun disamping dari sejarahnya, banyak juga, nama kota yang berasal dari singkatan beberapa kata. Lalu, kota penamaannya berasal dari singkatan di Jawa Timur? Berikut ulasannya.
1. Gresik
Kota pertama di Jawa Timur yang namanya berasal dari singkatan adalah Gresik.
Melansir gresik.info yang mengambil sumber dari buku Thomas Stamford Raffles berjudul The History of Java, asal muasal nama Gresik adalah dari singkatan kata “giri gisik” yang artinya gunung di pinggir pantai.
BACA JUGA: Lirik Lagu Loneliness, Karya Putri Ariani yang Dibawakan saat Audisi America’s Got Talent
2. Situbondo
Kota kedua di Jawa Timur yang namanya berasal dari singkatan adalah Situbondo.
Melansir artikel dalam laman pemerintah Kabupaten Situbondo, apabila berdasarkan pemeo yang berkembang di masyarakat sekitar, nama Situbondo berasal dan kata ‘Siti’ yang berarti tanah dan ‘Bondo’ yang berarti ikat.
Maksud dari kata tanah dan ikat ialah dikaitkan dengan suatu keyakinan bahwa orang pendatang akan diikat (merasa terpikat) untuk menetap di tanah Situbondo. Bisa dikatakan hal tersebut mendekati kebenaran karna banyak orang pendatang yang akhirnya menetap di Situbondo.
3. Trenggalek
Nama Trenggalek juga berasal dari singkatan kata. Dalam buku “Cerita Rakyat Dari Trenggalek”, disebutkan bahwa asal usul nama Trenggalek berasal dari kata ‘Terang ing Galih’ yang artinya terang di hati.
Istilah tersebut juga berkaitan dengan legenda setempat, yaitu Menak Sopal.
BACA JUGA: Kisah Inspiratif Putri Ariani: Gadis Tunanetra Curi Hati Amerika di AGT 2023
4. Madiun
Madiun adalah kota keempat di Jawa Timur yang namanya berasal dari singkatan kata. Nama Madiun berasal dari kata ‘Mbedi’ dan ‘Ayun’. Namun kata-kata itu memiliki dua versi arti.
Versi pertama Mbedi diartikan sendang dan Ayun bermakna perang. Ini berkaitan dengan cerita rakyat setempat mengenai peristiwa perang di sekitar sendang.
Kemudian versi kedua, Madiun berasal dari kata “Medi” dan “Ayun-Ayun”, Medi artinya hantu dan Ayun-Ayun berarti berayun. Nama ini berkaitan dengan Panembahan Ronggo Jumeno yang saat membabat hutan melihat banyak hantu berayun.
5. Tuban
Tuban berasal dari kata ‘Watu Tiban’ yang mempunyai arti Batu Jatuh.
Melansir artikel dari laman DPRD tuban, penamaan tersebut berkaitan dengan batu pusaka yang dibawa oleh sepasang burung dari Majapahit menuju Demak, dan ketika batu tersebut sampai di atas Kota Tuban, batu tersebut jatuh hingga dinamakan Tuban.
BACA JUGA: Ada Makam Kertonegoro di Ngawi, Apakah Bupati Magetan?
6. Jombang
Daerah di Jawa Timur keenam yang namanya berasal dari singkatan adalah Jombang. Jombang berasal dari sebuah kisah pertarungan antara Kebo Kicak dan Surontanu.
Karena kesaktian keduanya yang berlawanan, maka memunculkan sebuah cahaya berwarna hijau dan merah yang dalam bahasa Jawa adalah”Ijo” dan “Abang”. Akhirnya daerah tersebut disingkat menjadi Jombang.
7. Blitar
Nama daerah di Jawa Timur yang berasal dari singkatan terakhir dalam daftar ini adalah Blitar.
Nama Blitar berasal dari kisah rakyat mengenai kerajaan Majapahit yang berhasil mengusir pasukan Tartar. Hingga muncullah kata ‘Bali Tartar’ yang artinya ‘Pulanglah orang Tartar’.
Istilah tersebut kemudian disingkat menjadi nama daerah Blitar.
Jadi itulah 7 nama Kabupaten dan Kota di Jawa Timur yang dirangkum Beritajatim.com dalam daftar daerah yang namanya berasal dari singkatan. (kai/nap)






