Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Pamekasan, Hairul Anam menyampaikan inisiasi dan tujuan dari keberadaan Media Call Center (MCC) yang sudah diresmikan, Rabu (7/2/2024).
Launching MCC tersebut, dilakukan disela kegiatan Dialog Interaktif dengan tema ‘Pers dan Dinamika Pembangunan di Pamekasan’, di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan.
Di antara maksud dan tujuan dari keberadaan MCC tersebut, yakni sebagai sebagai pusat layanan pengaduan masyarakat seputar karya jurnalistik, sekaligus sebagai kado menyambut Hari Raya Pers (HPN) 2024.
“Pada HPN 2024 ini, kami mempersembahkan Media Call Center sebagai sarana kebermanfaatan untuk semua kalangan. Hal ini sebagai wadah aduan pers yang bermanfaat untuk wartawan dan masyarakat secara umum,” kata Hairul Anam, Kamis (8/2/2024).
Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan beragam inisiasi untuk beragam program yang digagas. “Saat ini kami ingin membudayakan gerak substansial dibanding gerak seremonial, sehingga format launching MCC juga kita lakukan secara sederhana,” ungkapnya.
“Namun tidak kalah penting, program MCC ini nantinya dapat berjalan lebih konkret dengan menjalani kerjasama dan kemitraan bersama sejumkah stakeholder, baik dengan forkopimda maupun perguruan tinggi di Pamekasan,” sambung Hairul Anam.
Selama ini, pihaknya juga sudah menjalin kemitraan bersama beberapa lembaga maupun instansi. Seperti Poltekpar Bali, serta Poltekpar Lombok, sebagai bentuk sinergitas pariwisata di Pamekasan.
“Selain itu, kemitraan juga kita jalin bersama Polres Pamekasan, sebagai upaya bersinergi dalam kemerdekaan pers, serta selalu istiqamah menggelar FGD (Focus Group Discussion) guna menghasilkan beragam rekomendasi untuk kemajuan Pamekasan,” jelasnya.
Sementara program dialog publik juga dilakukan sebagai upaya untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh seputar pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
“Sebagai pilar keempat demokrasi, pers memiliki tanggungjawab untuk terus menyuarakan kebenaran, menjaga proses demokrasi, dan memastikan semua informasi yang dihasilkan betul betul berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. [pin/suf]






