Surabaya (beritajatim.com) – Putra bungsu Khofifah Indar Parawansa, Ali Mannagalli Parawansa berhasil menamatkan studinya di Universitas Airlangga (Unair) pada program Ilmu Hukum. Ali telah diwisuda pada Sabtu (10/8/2024) kemarin.
Selama kuliah di Fakultas Hukum Unair, Ali cukup aktif berorganisasi. Ia menjadi kader dari organisasi ekstra kampus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan menjabat sebagai ketua pada tahun 2021-2022.
“Saya juga tergabung organisasi HIPMI PT (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi) Surabaya periode 2022/2023, dan DPW HPN Jatim (Himpunan Pengusaha Nahdliyin) periode 2023 hingga 2028,” ungkapnya, Minggu (11/8/2024).
Ali mengakui jika ketertarikannya mendalami ilmu hukum diturunkan dari ibunya, yakni Khofifah. Baginya, ibu merupakan salah satu sosok yang sangat berpengaruh dalam kehidupan maupun proses belajarnya.
“Ia selalu memberikan wejangan, nasihat serta menjadi sosok pendukung utama saya tidak berhenti untuk belajar hingga masa tua karena bekal ilmu akan kekal selamanya,” ungkapnya.
Kiprah sang bunda dalam memimpin Jawa Timur turut menginspirasi Ali untuk menentukan jenjang karirnya. Ali mengungkapkan jika dirinya bercita-cita menjadi seorang pengacara dan politisi.
“Pasca studi sarjana saya saat ini akan melanjutkan studi magister ilmu hukum serta akan berkecimpung dalam dunia perpolitikan seperti ibu,” tuturnya.
Bukan tak mungkin, Ali nantinya juga akan menjadi salah satu tokoh politik nasional. Tantangan yang ia hadapi selama masa studi di Unair telah membentuknya menjadi pribadi yang lebih siap menghadapi tekanan yang akan terjadi.
“Ketika Tuhan ingin memberikan derajat tinggi, maka Tuhan akan menghancurkan dirimu. Setelah mengalami kehancuran, Tuhan akan menata ulang. Melalui suatu proses yaitu dengan cara penempaan yang luar biasa. Setelah itu dirimu akan menjadi seseorang yang kuat,” tuturnya. [ipl/aje]






