Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah maraknya bisnis biro travel dan umrah di Kota Surabaya, Abdul Halim justru melihat peluang untuk menghadirkan layanan yang unik. Abdul Halim meresmikan PT Umroh Kilat Indonesia (UKI), yang berlokasi di Jl. Raya Sambikerep No. 20, Surabaya.
Menurut Abdul Halim, yang akrab disapa Halim, ide mendirikan UKI bermula dari keinginannya untuk mengajak orang-orang melakukan umrah bersama. Dengan konsep berkelompok, ia melihat peluang penghematan biaya, seperti akomodasi yang bisa dibagi bersama.
“Awalnya hanya ingin ajak umrah bareng, karena kalau bersama itu lebih hemat. Misalnya, biaya hotel bisa patungan sehingga lebih murah,” jelasnya, Kamis (21/11/2024).
Konsep “Kilat” dan Layanan Unggulan
Nama “kilat” diambil karena awalnya UKI menyediakan layanan umrah cepat menggunakan visa transit Saudi yang berlaku selama empat hari. Konsep ini dirancang untuk membantu masyarakat yang memiliki waktu cuti terbatas atau anggaran kecil. Selain itu, perjalanan umrah juga bisa digabung dengan wisata ke negara lain, seperti Turki.
“Visa transit ini memungkinkan perjalanan umrah singkat, cocok untuk karyawan dengan waktu terbatas. Dari situ, kami mulai berkembang hingga membuka layanan reguler,” tambahnya.
UKI menawarkan keunggulan berbasis tiket Free Individual Traveler (FIT), yaitu tiket yang dipesan secara langsung melalui promo online. Setelah pembayaran uang muka, jamaah langsung menerima tiket berbentuk PDF. Hal ini memberikan rasa aman karena tiket sudah ada di tangan sebelum keberangkatan.
Sebaliknya, Halim menyebut bahwa banyak travel lain masih menggunakan sistem blocking seat, yaitu memesan kursi secara kelompok di maskapai. Metode ini sering membuat jamaah khawatir karena tiket baru diberikan saat di bandara.
“Dengan tiket PDF, jamaah sudah 90 persen siap berangkat. Sisanya tinggal pengurusan visa yang kami bantu,” ujarnya.

Kualitas Tetap Terjaga Meski Terjangkau
Halim menegaskan bahwa meski harga layanan UKI terjangkau, fasilitas yang diberikan tetap berkualitas. Pihaknya memastikan standar yang ditetapkan Kementerian Agama terpenuhi, bahkan menambahkan kenyamanan ekstra, seperti akomodasi hotel yang lebih dekat ke Masjidil Haram.
UKI juga fokus memberikan edukasi kepada jamaah terkait proses perjalanan umrah. Halim mengingatkan pentingnya memilih travel yang transparan dan terpercaya.
“Jamaah di UKI teredukasi tentang proses dari awal hingga keberangkatan. Hal ini penting agar mereka tidak mudah tergiur dengan penawaran murah yang tidak masuk akal,” tegasnya.
Pencapaian dan Rencana UKI
Sejak berdiri pada April 2023, UKI telah memberangkatkan hampir 1.000 jamaah. Pada November 2024, sebanyak 41 jamaah berangkat pada kloter ke-11. Pada awal 2025, UKI merencanakan keberangkatan kloter baru dengan total 71 jamaah.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat terus meningkat. Kami berkomitmen menjaga amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah,” tutup Halim. [but]







