Surabaya (beritajatim.com) – Manajemen PT Berkah Industri Mesin Angkat (PT BIMA) turun langsung pastikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berjalan optimal dan dengarkan keluhan pekerja secara lamgsung lewat kegiatan “Management Walkthrough” pada 21–22 Mei 2025 di Site BIMA TPK Sorong. Kegiatan ini adalah bagian dari implementasi nyata Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) perusahaan.
Direktur Utama PT BIMA, Bapak Paul July Supatrio, bersama jajaran manajemen strategis, termasuk Senior Manager SDM, Senior Manager Peralatan, serta Head of Area 4 & Manajer Peralatan Area 4, turut hadir dalam kegiatan ini. “Management Walkthrough” bertujuan untuk memastikan bahwa standar dan prosedur K3, lingkungan, dan pengamanan dijalankan secara efektif di lapangan.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bentuk nyata dari kepemimpinan aktif manajemen dalam memberikan arahan, perhatian, serta teladan kepada seluruh jajaran operasional. Dialog terbuka dua arah dengan para pekerja di lapangan juga menjadi fokus.
Melalui diskusi ini, berbagai kendala yang dihadapi pekerja, seperti ketersediaan alat pelindung diri (APD), peralatan kerja yang memadai, hingga kebutuhan pelatihan, direspons langsung oleh manajemen sebagai bentuk solusi bersama.
“Kami ingin membangun budaya keselamatan yang bukan hanya sebatas aturan, tetapi menjadi kebiasaan yang dijalankan dengan kesadaran penuh oleh seluruh insan BIMA,” ujar Bapak Paul July Supatrio dalam arahannya.
Penanaman Pohon Simbol Komitmen Lingkungan
Sebagai bentuk sinergi dan komitmen terhadap kepedulian lingkungan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penanaman pohon di area workshop baru PT BIMA Site Sorong. Penanaman ini dilakukan bersama Terminal Head TPK Sorong, menjadi simbol upaya bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di kawasan pelabuhan.
Melalui “Management Walkthrough” ini, PT BIMA terus menegaskan bahwa keselamatan dan keberlanjutan lingkungan adalah nilai utama dalam operasional perusahaan. Kegiatan ini juga mempererat ikatan antara jajaran top leader dengan para pekerja, sehingga tercipta harmoni dan kolaborasi dalam setiap proses kerja.[rea]






