Jember (beritajatim.com) – Itqon Syauqi, Ketua DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengungkap problem pembuatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 yang dihadapi Bupati Hendy Siswanto.
Normatif, RPJMD sudah harus selesai enam bulan setelah bupati dilantik. “Tapi ini kan rancangan awal (ranwal) baru masuk. Kami tidak punya waktu memadai untuk mengejar target itu. Kalau bupati dilantik 26 Februari 2021, seharusnya 26 Agustus selesai,” kata Itqon.
Itqon berharap prediksinya salah. Panitia Khusus RPJMD DPRD Jember mulai bekerja, Senin (9/8/2021), untuk membahasa rancangan awal (ranwal) RPJMD bersama pemerintah daerah.
“Targetnya pada 13 Agustus 2021 sudah paripurna penetapan nota kesepakatan ranwal RPJMD, yang kemudian kami fasilitasi ke gubernur. Baru kemudian lanjut membahas materi rancangan peraturan daerah RPJMD,” katanya.
“Kalau mau jujur sebetulnya ranwal ini disusun berdasarkan kajian teknokratik. Empat bab awal RPJMD biasanya yang menyelesaikan adalah bupati sebelumnya, seharusnya diselesaikan bupati sebelumnya,” kata Itqon. Empat bab awal mengungkap data lengkap profil Kabupaten Jember.
[berita-terkait number=”4″ tag=”dprd-jember”]
Namun, lanjut Itqon, ternyata semua bagian RPJMD diselesaikan Bupati Hendy Siswanto. “Mulai dari kajian teknokratik sampai rancangan awalnya. Akhirnya molor semua. Itulah kenapa jangan bandingkan dengan kabupaten lain yang sudah selesai prosesnya dan sudah ditetapkan Peraturan Daerah RPJMD-nya, karena di kabupaten lain normanya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
“Belum lagi sekarang ini situasi pandemi. Belum lagi kondisi kemarin banyak pejabat yang belum definitif. Banyak faktor kuncinya. Cuma saya selaku Ketua DPRD Jember, dengan perspektif yang jernih demi Jember ke depan, sudahlah, tidak saling (tuduh) siapa yang salah kalau nantinya molor. Yang jelas RPJMD untuk rakyat Jember lima tahun ke depan harus selesai,” kata Itqon.
Itqon akan memimpin sendiri Pansus RPJMD. :Tenggat waktu yang mepet ini tidak membuat kami asal-asalan dalam mengkaji dan menetapkan RPJMD 2021-2026,” katanya. [wir/ted]






