Paris (beritajatim.com) – Posisi timnas Prancis saat ini sama seperti Portugal. Sama-sama butuh satu kemenangan lagi untuk lolos Piala Dunia 2026. Bedanya, jika tiket Piala Dunia dari Portugal dipersembahkan untuk kapten Cristiano Ronaldo yang akan tampil di turnamen mayor terakhir, maka Prancis akan mempersembahkannya untuk Zinedine Zidane.
Ya, mantan pelatih Real Madrid itu dirumorkan bakal menggantikan Didier Deschamps usai Piala Dunia tahun depan. Maka, tidak ada cara yang lebih baik bagi Zidane kecuali memulai rezim jadi entraineur Prancis dengan skuad terbaik yang lolos dan berbicara banyak di Piala Dunia 2026.
Kali terakhir Zidane melatih adalah 2021 bersama Real Madrid. Total dalam dua periode melatih Los Merengues (2016-2018 dan 2019-2021) dia mempersembahkan 11 trofi. Yang paling fenomenal tentu saja hat-trick kampiun Liga Champions 2016-2018.
Langkah awal untuk mewujudkannya adalah dengan mengalahkan Ukraina pada matchday kelima kualifikasi grup D. Saat ini, Les Bleus memimpin klasemen dengan 10 poin atau unggul 3 poin dari Ukraina.
Bahkan, Prancis bisa menyegel tiket Piala Dunia 2026 meski seri dengan Ukraina. Ini bakal jadi partisipasi kedelapan beruntun Prancis di Piala Dunia atau kali 17 secara keseluruhan.
“Aku akan kembali melatih. Berkali-kali telah ku katakan bahwa aku sangat ingin menangani Prancis,” ujar Zidane dilansir Sky Sports.
Memang, belum ada kepastian bahwa Prancis bakal jadi tim selanjutnya yang akan dilatih Zidane. Tetapi, dibandingkan balik kucing ke Real Madrid atau melatih Paris Saint-Germain, maka kans Zizou menukangi Prancis jadi yang terbesar.
Untuk Real, saat ini mereka sedang membangun tim dengan entrenador Xabi Alonso. Bersama pelatih yang didatangkan dari Bayer Leverkusen itu, Real sementara memimpin klasemen LaLiga dan memenangi 3 dari 4 matchday fase liga Liga Champions.
Sedangkan untuk PSG, faktornya lebih kepada sentimen. Ya, Zidane lahir di Marseille. Sudah jadi rahasia umum bahwa Olympique Marseille dan PSG adalah rival abadi. Duel mereka dijuluki Le Classique. Zidane diyakini tidak akan “mengkhianati” kota kelahirannya.
“Dia (Zidane, Red) selamanya akan dikenang sebagai pahlawan (kontribusi saat juara Piala Dunia 1998, Red). Aku akan sangat senang jika dia datang (melatih Prancis, Red)” ujar kapten Prancis Kylian Mbappe dikutip Football Espana. (dio)
Perkiraan pemain:
Prancis (4-2-3-1): 16-Maignan (g); 5-Kounde, 17-Saliba, 2-Upamecano, 3-Digne; 8-Kone, 7-Kante; 20-Barcola, 11-Olise, 10-Mbappe (c); 13-Mateta
Pelatih: Didier Deschamps
Ukraina (4-2-3-1): 12-Trubin (g); 2-Konoplya, 13-Zabarnyi, 22-Matviyenko (c), 16-Mykolenko; 10-Shaparenko, 8-Malinovskyi; 11-Yaremchuk, 15-Ocheretko, 17-Voloshyn; 7-Vanat
Pelatih: Sergiy Rebrov






