Ringkasan Berita:
- BMKG Juanda memprakirakan Malang Raya cerah berawan pada pagi hari Sabtu, 2 Mei 2026.
- Hujan ringan hingga hujan petir berpotensi terjadi siang hingga sore di sebagian besar wilayah.
- Kabupaten Malang dan Kota Batu menjadi wilayah dengan potensi hujan petir tertinggi.
- Kota Batu diprediksi mengalami kabut tebal pada sore hingga malam hari.
Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca di wilayah Malang Raya pada Sabtu, 2 Mei 2026, berlangsung dinamis dengan dominasi cerah berawan pada pagi hari sebelum berubah menjadi hujan ringan hingga hujan petir pada siang dan sore.
Warga di wilayah Malang, Kabupaten Malang, dan Batu diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem, khususnya potensi petir dan kabut di daerah dataran tinggi.
Di wilayah Kota Malang yang mencakup Kecamatan Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun, cuaca pagi hingga menjelang siang diprediksi cerah berawan.
Memasuki pukul 13.00 WIB hingga sore hari, hujan ringan berpotensi mengguyur hampir seluruh kawasan kota sebelum kembali berangsur berawan pada malam hari. Suhu udara diperkirakan berada di kisaran 21 hingga 30 derajat Celsius.
Sementara di Kabupaten Malang, kondisi cuaca cenderung lebih variatif. Wilayah pesisir selatan seperti Bantur, Donomulyo, dan Gedangan diprediksi cerah pada pagi hari.
Namun mulai pukul 11.00 hingga 15.00 WIB, sejumlah wilayah dataran tinggi dan kawasan tengah seperti Dau, Lawang, Singosari, Pakis, Jabung, hingga Poncokusumo berpotensi mengalami hujan petir yang dapat disertai angin kencang. Menjelang malam, beberapa kawasan diprediksi mengalami kabut atau udara berkabut cukup tebal.
Di Kota Batu, pagi hari diawali cuaca cerah, namun menjelang siang hingga awal sore kondisi berubah signifikan.
Wilayah Junrejo diperkirakan diguyur hujan petir, sementara Kecamatan Batu dan Bumiaji berpotensi mengalami hujan ringan. Pada sore hingga malam hari, seluruh wilayah Kota Batu diprediksi diselimuti kabut tebal dengan suhu udara berkisar 16 hingga 17 derajat Celsius, menjadikannya salah satu titik terdingin di Malang Raya.
BMKG Juanda mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna jalan dan wisatawan, agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan, terutama di kawasan pegunungan, jalur wisata, dan wilayah rawan pohon tumbang.
Perubahan cuaca cepat selama masa peralihan musim ini berpotensi memicu gangguan perjalanan, penurunan jarak pandang, hingga risiko cuaca ekstrem lokal yang dapat terjadi sewaktu-waktu. [dan/beq]






