Pamekasan (beritajatim.com) – Antrean kendaraan bermotor untuk mendapatkan solar bersubsidi kembali mengular di sejumlah SPBU di Pamekasan, bahkan dalam beberapa hari terakhir, barisan truk, kendaraan niaga, hingga kendaraan lain tampak memadati area pengisian bahkan meluber ke badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.
Salah seorang petugas SPBU di Kelurahan Bugih, Pamekasan, juga mengaku heran dengan kondisi tersebut. Menurutnya, distribusi solar dari pihak pemasok masih berjalan normal setiap hari dan tidak ada informasi mengenai pengurangan kuota pengiriman.
“Selama ini pengiriman setiap hari tetap normal seperti biasa, justru kami juga heran kenapa antrean bisa sepanjang ini, tidak menutup kemungkinan juga terjadi di SPBU lain,” kata petugas SPBU Bugih, saat berbincang bersama beritajatim.com, Jum’at (26/6/2026) malam.
Selain itu ia mengaku jika antrean kendaraan terjadi dalam beberapa hari terakhir, padahal pada beberapa hari sebelumnya antrean terbilang normal seperti biasa. “Sekitar sepekan hingga 15 hari terakhir antrean kembali mengular, padahal pengiriman tetap normal,” imbuhnya, heran.
Sementara seorang sopir yang namanya enggan disebut mengaku harus mengantre selama berjam-jam untuk mendapUkan solar subsidi, bahkan sebagian di antara mereka sangat berharap pasokan tetap tersedia agar aktivitas usaha dan transportasi tidak terganggu.
Berdasar data yang dihimpun beritajatim.com, data ketersediaan stok solar masih tercatat dalam kondisi aman dan belum ada laporan resmi mengenai gangguan distribusi, khususnya hingga pertengahan Juni 2026.
Meski demikian, antrean panjang kendaraan berburu solar subsidi tetap terjadi di sejumlah SPBU di Pamekasan, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai penyebab tingginya permintaan di lapangan. [pin/kun]






