Surabaya (beritajatim.com) – Cuaca di wilayah Madiun dan sekitarnya pada Kamis, 2 Oktober 2025 diprediksi cukup bersahabat, meski terdapat beberapa perbedaan kondisi antar daerah. Prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., menjelaskan bahwa secara umum masyarakat bisa menikmati cuaca cerah, namun perlu waspada terhadap perubahan langit pada malam hari.
“Untuk wilayah Madiun, baik kota maupun kabupaten, cuaca cenderung stabil dengan dominasi cerah sejak pagi. Sedangkan di Pacitan, kondisinya lebih bervariasi karena ada peralihan dari cerah, berawan, hingga kabur menjelang malam,” ujar Oky.
Di Kota Madiun, langit diperkirakan cerah sejak pagi pukul 06.00 WIB hingga sore hari pukul 18.00 WIB. Meski begitu, pada pukul 21.00 WIB cuaca berubah menjadi berawan. Suhu udara berada di kisaran 23–34 derajat Celcius dengan kelembaban mencapai 46–89 persen. Angin bertiup dari Tenggara dengan kecepatan rata-rata 15 km/jam.
Kabupaten Madiun memiliki pola yang hampir sama. Cuaca cerah mendominasi dari pagi hingga pukul 15.00 WIB. Memasuki sore menjelang malam, tepat pukul 18.00 WIB, kondisi berubah cerah berawan, lalu kembali cerah pada malam harinya.
Suhu udara di daerah ini berkisar 23–33 derajat Celcius dengan kelembaban 47–82 persen. Angin datang dari arah Selatan dengan kecepatan sekitar 15,4 km/jam.
Berbeda dengan dua wilayah tersebut, Pacitan justru menunjukkan kondisi yang lebih dinamis. Pagi hari pukul 06.00 WIB diperkirakan cerah berawan, kemudian benar-benar cerah pada pukul 09.00 WIB.
Siang hingga sore hari, langit berubah lagi menjadi cerah berawan bahkan berawan penuh pada pukul 15.00 WIB. Kondisi semakin bervariasi pada malam hari, dimulai dengan udara kabur pukul 18.00 WIB dan berawan pada pukul 21.00 WIB.
Suhu di Pacitan relatif lebih rendah, yakni 20–30 derajat Celcius, dengan kelembaban cukup tinggi di angka 50–98 persen. Angin bertiup dari arah Utara dengan kecepatan 7,7 km/jam.
Oky menambahkan, “Kami menghimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan prakiraan cuaca harian, terutama di Pacitan yang mengalami kondisi langit lebih fluktuatif. Hal ini penting agar aktivitas tetap bisa berjalan lancar dan aman.[mnd/aje]






