Blitar (beritajatim.com) – Masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi berkah tersendiri bagi para penjual baju seragam sekolah di Kota Blitar. Selama masa PPDB ini, penjualan seragam sekolah mengalami peningkatan.
Seperti yang terjadi di toko Aneka Seragam, Jalan Seruni, Kota Blitar. Menurut sang pemilik pada masa PPDB ini penjualan seragam sekolah meningkat 3 kali lipat dari hari biasanya.
“Pada hari biasa penjualannya 100 stel tapi kini bisa mencapai 300 stel per hari,” kata pemilik Toko Aneka Seragam, Richie Eugene, Selasa (9/7/2024).
Pada masa PPDB seperti saat ini penjualan seragam sekolah bisa mencapai 300 stel per hari. Jumlah tersebut meningkat drastis jika dibandingkan hari biasa yang hanya berkisar 100 stel per hari.
Mayoritas wali murid membeli seragam jenis merah putih atau biru putih dan seragam olah raga. Namun ada pula wali murid yang membeli perlengkapan sekolah seperti sepatu hingga topi.
“Untuk harga masih sama tidak ada peningkatan signifikan, satu stel seragam sekolah dijual Rp50 ribu hingga Rp100 ribu,” imbuhnya.
Tingginya permintaan baju seragam sekolah ini pun membuat pedagang kewalahan. Bahkan stok seragam sekolah yang dimiliki oleh para penjual kini telah menipis.
“Di masa PPDB seperti ini pasti kami memperbanyak stok, agar semua bisa membeli,” pungkasnya.
Salah satu wali murid, Binti mengaku sengaja membeli seragam sekolah bagi anaknya yang baru saja naik kelas. Ia sengaja membelikan baju seragam baru agar sang anak bisa lebih semangat.
“Sama sih harganya, ya ini kan seragam anak sudah tidak muat jadi beli yang baru,” terangnya. [owi/beq]






