Kediri (beritajatim.com) – Polsek Plemahan Kediri melaksanakan program pasar murah di halaman kantor mereka untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, Kamis (14/8/2025).
Kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-64, dan berhasil menarik perhatian warga setempat yang datang berbelanja bahan pangan dengan harga khusus.
Kapolsek Plemahan, AKP Bowo Wicaksono, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan bahan pangan dengan harga yang lebih murah. “Dalam kegiatan ini dilaksanakan demi memberikan masyarakat untuk memperoleh berbagai bahan pokok dengan harga yang murah,” ujarnya.
Pasar murah ini menyediakan berbagai bahan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat sehari-hari, antara lain beras premium SPHP yang dijual seharga Rp56.000 per 5 kg, gula pasir KTM seharga Rp15.000 per kilo, minyak goreng Minyakkita Rp14.000 per kilo, dan telur ayam yang dijual Rp24.000 per kilo. Total bahan yang disediakan mencapai 1,5 ton beras atau 300 paket, 100 paket gula pasir, 100 paket minyak goreng, dan 100 paket telur ayam.
Selain itu, acara ini juga melibatkan anggota Pramuka dari SMA Negeri 1 Plemahan yang turut serta membantu melayani warga yang membeli bahan pangan murah. Tidak hanya soal belanja, Polsek Plemahan juga menyuguhkan hiburan berupa pertunjukan wayang golek yang dimainkan oleh Kapolsek sendiri.
Aksi ini bertujuan agar warga yang mengantre tidak merasa bosan dan bisa menikmati waktu mereka sambil menunggu giliran.
Acara ini juga dihadiri oleh Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, dan merupakan bagian dari program lanjutan dari Kapolri serta Menteri Dalam Negeri yang berfokus pada menjaga kestabilan pangan di Indonesia.
“Kami berharap warga dengan bijak membeli bahan pokok ini dan tidak diperjual-belikan,” tegas AKP Bowo Wicaksono.
Program pasar murah yang digelar oleh Polsek Plemahan ini memberikan manfaat langsung bagi warga di tengah tingginya harga bahan pokok. Dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan warga bisa lebih mudah memenuhi kebutuhan sehari-hari. [nm/suf]






