Surabaya (beritajatim.com) – Polrestabes Surabaya mencatat sebanyak 152 unit kendaraan bermotor (ranmor) telah diambil pemiliknya dari total 1.058 unit yang dipajang dalam acara Bazar Barang Bukti (BB) beberapa waktu lalu. Meskipun persentase pengembalian baru mencapai 14 persen, pihak kepolisian memastikan masyarakat masih memiliki kesempatan luas untuk mengambil aset mereka tanpa dipungut biaya.
Plt Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto menjelaskan bahwa rendahnya angka pengembalian ini dipicu oleh faktor pelaksanaan bazar yang bertepatan dengan hari kerja efektif. Kendala waktu bagi masyarakat menjadi alasan utama ribuan kendaraan lainnya masih terparkir di markas kepolisian tersebut hingga saat ini.
“Pasca selesai kemarin, kami membuat pengumuman lewat media sosial masyarakat tetap bisa mengecek dan mengambil kembali kendaraan ke piket Samapta mukai Senin-Jumat pukul 8 sampai 3 sore,” kata Hadi, Rabu (4/2/2026). Layanan pengembalian ini sengaja diperpanjang agar warga yang terkendala jadwal pekerjaan tetap bisa mengurus pengambilan unit mereka secara fleksibel.
Selain memperpanjang durasi pengambilan, Polrestabes Surabaya kini mengambil langkah jemput bola dengan mengerahkan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas di tingkat Polsek. Para petugas akan mendatangi langsung alamat pemilik yang tercantum dalam database kendaraan guna mempercepat proses serah terima kembali kepada masyarakat.
“Bhabinkamtibmas di polsek jajaran sudah dikerahkan untuk mendatangi alamat pemilik motor yang sudah kita data. Nantinya pengembalian tetap gratis tanpa dipungut biaya,” jelas Hadi menegaskan komitmen transparansi layanan tersebut.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga yang pernah menjadi korban pencurian untuk aktif mengecek data melalui akun Instagram resmi Kapolrestabes Surabaya dan Humas Polrestabes Surabaya. Pada platform tersebut, telah disediakan barcode khusus yang berisi data lengkap ribuan kendaraan yang saat ini sudah diamankan di Mapolrestabes.
“Kami himbau supaya masyarakat bisa melakukan pengecekan data di berbagai platform media sosial kami. Apabila memang datang ada (datanya) silakan datang. Kami pastikan gratis dan bisa pasang alarm gratis disini,” pungkasnya mengakhiri penjelasan. [ang/beq]






