Bangkalan (beritajatim.com) – Karena luput perhatian pemerintah, jalan raya yang menghubungkan antara Desa Parseh, Desa Jaddih dan Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, diperbaiki secara swadaya oleh warga.
Jalan tersebut sejak 6 tahun terakhir mengalami kerusakan yang cukup parah. Rubai warga Desa Jaddih, berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memberikan perhatian pada akses jalan penghubung itu. Sebab, jalan tersebut juga merupakan akses utama warga setempat untuk menuju jembatan Suramadu.
“Kegiatan perekonomian warga terganggu dengan kerusakan jalan ini. Padahal seharusnya dengan adanya Suramadu bisa mempercepat waktu untuk ke Surabaya,” terangnya, Senin (17/7/2023).
BACA JUGA:
Perbaikan Jalan Desa di Bangkalan Telan Dana Rp 1 Miliar Lebih
Ia juga mengatakan perbaikan jalan secara swadaya ini bukan kali pertama. Warga setempat telah melakukan perbaikan secara swadaya itu sejak tahun 2017. “Akhir 2017 warga melakukan perbaikan secara swadaya karena ada korban jatuh di jalan ini. Setelah itu juga berulang kali diperbaiki lagi karena memang tidak ada bantuan,” tambahnya.
Hingga kini bantuan yang terkumpul sebanyak Rp 30 juta dalam 14 hari dan akan digunakan untuk pembelian material, ongkos tukang dan juga ongkos sewa mobil wales. Sedangkan titik perbaikan yakni sepanjang 250 meter dari jalan Kampung Tegal, Desa Bilaporah ke arah Jaddih. Nantinya perbaikan akan terus dilakukan secara bertahap di titik lainnya.
BACA JUGA:
DPRD Bangkalan Akui Masih Banyak Jalan Rusak
Sementara itu, Kepala Desa Bilaporah, Moh Yunus membenarkan adanya perbaikan jalan secara swadaya oleh warga sekitar. Bahkan di tahun ini saja, perbaikan sudah dilakukan warga sebanyak dua kali.
“Memang betul dalam beberapa tahun terakhir belum ada bantuan perbaikan jalan dari pemerintah sehingga masyarakat secara swadaya melakukan perbaikan jalan karena memang infrastruktur ini sangat dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya. [sar/suf]






