Magetan (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon trembesi tumbang di Jalan Raya Magetan–Ngawi, tepatnya di wilayah Desa Bayemtaman, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Minggu (8/3/2026). Insiden tersebut mengakibatkan seorang anak meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Eka Radityo, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 13.28 WIB saat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai angin kencang melanda kawasan tersebut.
“Angin kencang menyebabkan pohon trembesi dengan lingkar sekitar 70 sentimeter tumbang dan menimpa tiga orang yang berada di lokasi,” ujar Eka dalam laporan resmi BPBD.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial AR (9), sedangkan dua korban luka adalah Agus Tri Antok (36) dan Supriyani (36), warga Desa Tepas, Kecamatan Geneng. Ketiganya sempat tertimpa pohon saat melintas di lokasi kejadian.
Selain menimpa korban, pohon yang tumbang juga sempat menutup seluruh badan jalan sehingga arus kendaraan roda dua maupun roda empat di jalur Magetan–Ngawi terganggu.
Laporan kejadian diterima Pusdalops-PB BPBD Magetan sekitar pukul 13.40 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD kemudian menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan penanganan dan pendataan.
Petugas dari BPBD Magetan bersama unsur gabungan, termasuk TNI, Polri, Dinas PUPR, BPBD Ngawi, perangkat Kecamatan Kartoharjo, Pemerintah Desa Bayemtaman, serta relawan SAR Ngawi, melakukan evakuasi korban dan pembersihan batang pohon menggunakan gergaji mesin dan peralatan manual.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Karangrejo sekitar pukul 14.23 WIB untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara proses pemotongan dan pembersihan pohon yang menutup jalan berhasil diselesaikan sekitar pukul 14.30 WIB sehingga akses lalu lintas kembali normal.
BPBD Magetan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan disertai angin kencang. Warga diminta menghindari aktivitas di bawah pohon besar, pohon miring, maupun ranting rapuh yang berpotensi tumbang.
Masyarakat juga diminta menjauh dari pohon yang menyentuh atau tertahan kabel listrik karena berpotensi menimbulkan sengatan listrik. Jika terjadi bencana serupa, warga dapat segera melaporkannya melalui layanan BPBD Kabupaten Magetan. [fiq/suf]






