Magetan (beritajatim.com)– Hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik wilayah Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 17.20 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan akses jalan sempat tertutup serta satu rumah warga mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Eka Radityo, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, beberapa pohon tumbang menutup akses jalan raya dan satu pohon menimpa rumah warga.
“Akibat hujan deras disertai angin kencang, terjadi beberapa kejadian pohon tumbang di wilayah Kecamatan Kartoharjo,” ujar Eka dalam laporan resmi BPBD Magetan.
Sejumlah lokasi yang terdampak antara lain Jalan Raya Karangmojo–Jeruk, Jalan Raya Dukuh Kukur Desa Karangmojo, Jalan Raya Gunungan depan Pondok Pesantren Darul Ulum, permukiman warga di RT 6 RW 2 Desa Karangmojo, serta RT 13 RW 4 Dukuh Nglemi Desa Jajar.
BPBD mencatat beberapa jenis pohon yang tumbang di antaranya trembesi, randu, mahoni, beringin, dan tekik dengan diameter cukup besar. Sebagian pohon bahkan menutup hingga 100 persen badan jalan.
Selain menutup akses jalan, satu pohon randu berdiameter sekitar 250 sentimeter juga menimpa ruang tamu rumah milik Totok (46), warga Desa Jajar. Akibatnya, ruang tamu rumah tersebut mengalami kerusakan berat. Sementara itu, pohon randu lain juga dilaporkan menimpa kabel listrik milik PLN.
Tim Pusdalops dan TRC BPBD Magetan menerima laporan kejadian sekitar pukul 17.20 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 17.50 WIB untuk melakukan pendataan serta penanganan. Petugas kemudian melakukan pemotongan pohon menggunakan chainsaw dan peralatan manual.
“Penanganan pohon tumbang yang menutup akses jalan raya selesai sekitar pukul 19.40 WIB dan arus lalu lintas kembali normal,” jelas Eka.
Sementara itu, penanganan pohon yang menimpa rumah warga serta pohon beringin yang menutup sebagian akses jalan desa di Dukuh Nglemi dijadwalkan dilanjutkan pada Sabtu (7/3/2026) pagi.
Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Magetan dibantu sejumlah unsur, antara lain TNI, Polri, Dinas PUPR, PMI, Tagana, agen BPBD Provinsi Jawa Timur, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta warga setempat.
BPBD Magetan juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang. Warga diminta menghindari berteduh atau melintas di bawah pohon besar maupun pohon yang berada dekat jaringan listrik karena berpotensi membahayakan. [fiq/ted]






