Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 15.488 mahasiswa baru Universitas Brawijaya (UB) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MABA). Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc. menjelaskan bahwa pembangunan UB tahun akademik 2023 2024 terdapat dua penekanan.
Pertama karakter Brawijaya, yaitu karakter nasionalis setia kawan, keberagaman inklusif, dan berwawasan global. Kedua, pengembangan green campus ke depan. “Keterlibatan mahasiswa memiliki peran penting, memberikan inspirasi bagi generasi muda, dengan lebih mengembangkan advokasi lingkungan. Tidak hanya tempat tinggal, tetapi juga kehidupan dunia agar orang di luar sana bisa mencermati,” kata Rektor UB.
Acara untuk mahasiswa baru (maba) ini berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu (14-16/8/2023). Ketua Pelaksana PK2MABA Miftakhul Cahyati, drg., Sp.PM menjelaskan kegiatan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya karena semua Maba dari 17 fakultas di UB ikuti secara luring.
“Perbedaan secara signifikan ada pada pelaksanaannya. Tahun lalu di hadiri secara Hybrid oleh perwakilan mahasiswa. Tahun ini full luring dengan Venue utama UB dan streaming dari UB Kediri,” ujar drg. Mifta saat jumpa media, Senin (14/8/2023).
Kemudian, pada 26 dan 27 Agustus, ada open house dan pemecahan Rekor Muri. Open House ini untuk memperkenalkan sekitar 54 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang di Brawijaya.
“Ini dalam rangka menghidupkan UKM yang kami punyai. Diiringi dengan atraksi dari UKM dan pemecahan Rekor Muri berupa 15.000 esai tentang indeks pembangunan pemuda. Targetnya semua mahasiswa baru yang dihadirkan dalam beberapa sesi,” kata Mifta.
Terkait penulisan esai, akan ada 15.000 esai yang berisi lima domain yang diukur dalam Indeks Pengembangan Pemuda (IPP) oleh Bappenas. 5 IPP antara lain, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta domain gender dan diskriminasi.
PK2MABA tingkat universitas dilanjutkan di fakultas pada 18-20 Agustus 2023. Kegiatan PKKMB dibagi dalam 65 klaster. Ada pendampingan dari mahasiswa lama pada setiap klaster.
“Semoga pelaksanaan PK2MABA kali ini berjalan lancar. Di hari pertama PK2MABA rencana mendatangkan Jend (Purn) Jenderal TNI (Purn) Muhammad Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D., Iwan kristanto, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang masih dalam konfirmasi,” ujar ketua pelaksana PK2MABA.
“Mereka akan datang luring, yang hadir daring adalah menteri Sandiaga Uno. Pembicara lain selama PK2MABA juga dari internal UB. PK2MABA melibatkan pembicara internal agar lebih mengenal kampusnya. Semoga Maba diberikan kesehatan agar bisa melaksanakan kegiatan di tingkat universitas dan fakultas,” katanya mengakhiri penjelasan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Raja Brawijaya 2023, Pugoh Ananta Putra mengaku persiapan yang cukup singkat merupakan sebuah tantangan bagi timnya. Hal ini terbukti bahwa persiapan yang dilakukan sudah hampir mencapai 100 persen.
“Persiapan yang cukup singkat ini bagi saya dan tim merupakan sebuah tantangan tersendiri. Seperti layaknya permainan sepakbola. Kami sudah ada tim yang berkualitas tinggal melatih mereka,” kata Pugoh.
Mahasiswa Jurusan Sastra China tersebut mengatakan jika di PK2MABA berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu pemecahan rekor MURI dilaksanakan saat PK2MABA maka tahun ini dilakukan saat Open House.

Kegiatan PK2MABA tahun ini dilaksanakan di 7 titik 11 venue. Antara lain di GOR Pertamina, Sakri, UB Sport Center, Fakultas Ilmu Administrasi, Graha Medika dan Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) UB.
Disinggung soal adanya mahasiswa yang tumbang saat persiapan paper mob, Pugoh membenarkan kejadian tersebut. Ada sekitar 30an mahasiswa yang dirawat oleh tim kesehatan PK2MABA.
“Mereka ada sakit karena ada penyakit bawaan, ada yang paginya belum sarapan, ada juga yang karena pasca operasi atau penyembuhan. Evaluasi ini tentunya akan kami jadikan fondasi ke rangkaian selanjutnya,” ujar mahasiswa UB ini.
BACA JUGA:
Universitas Brawijaya Konsinyering Pengujian Konsekuensi Usulan DIK
Dalam pelaksanaan PK2MABA, pihaknya telah menyiapkan tim kesehatan khusus. Ada 11 posko, dengan 6 mobil ambulan, nanti yang sakit dianalisis dan didiagnosis jika memang perlu akan dilarikan ke klinik UB atau ke Rumah Sakit.
Pugoh menambahkan, terkait tugas ospek yang mahal selaras dengan kebutuhan mahasiswa karena ada berbagai rangkaian program untuk PK2MABA. Dia juga menyangkal terkait keluhan mahasiswa baru soal tugas yang dianggap terlalu baru.
“Jadi karena penugasan yang padat, kami sudah melonggarkan juga pengumpulan sampai tanggal 21 Agustus,” katanya mengakhiri. [dan/but]






