Surabaya (beritajatim.com) – Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Adhy Karyono, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk terus meningkatkan belanja daerah berbasis digital. Mulai dari penggunaan QRIS untuk belanja hingga Kartu Kredit Indonesia (KKI) untuk peningkatan transparansi dan efisiensi belanja Pemda.
Hal itu disampaikan dalam High Level Meeting (HLM) Rapat Koordinasi Wilayah Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Jawa Timur yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Bank Indonesia Jawa Timur.
HLM ini dipimpin oleh Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, dengan tema “Penguatan Komitmen Perluasan ETPD & Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah untuk Jatim Bangkit, Terus Melaju”. Acara ini dihadiri oleh seluruh anggota TP2DD Provinsi Jawa Timur serta Ketua TP2DD (Bupati/ Walikota) 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.
Dalam kesempatan ini, Pj. Gubernur Adhy Karyono menyampaikan arahan mengenai urgensi penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Beliau mengajak seluruh TP2DD di Jawa Timur untuk berkomitmen bersama dalam mewujudkan ETPD yang lebih kuat melalui 5 poin penting, yaitu:
- Meningkatkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) dalam kategori “DIGITAL”
- Menggunakan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Segmen Pemerintah Daerah di Jawa Timur
- Mengoptimalkan penggunaan kanal pembayaran non-tunai, khususnya QR Code Indonesia Standard (QRIS) untuk transaksi Pemerintah Daerah
- Meningkatkan kualitas layanan dan ekosistem digital melalui pengembangan inovasi oleh Bank Jatim
- Memperkuat edukasi dan literasi keuangan digital kepada masyarakat Jawa Timur
Apresiasi untuk Daerah Berprestasi
Pj. Gubernur Adhy Karyono juga memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam implementasi ETPD. Apresiasi tersebut diberikan dalam 3 kategori, yaitu:
- Pemda dengan Indeks ETPD 100% pada periode Semester II-2023: Kota Blitar dan Kabupaten Ngawi
- Tiga besar Pemda di Jawa Timur dengan realisasi KKI tertinggi sampai dengan April 2024: Kota Madiun, Kab. Madiun, dan Kota Surabaya
- OPD di lingkungan Pemerintah Prov. Jawa Timur dengan realisasi KKI tertinggi: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur.
Pj. Gubernur Adhy Karyono tidak hanya mengapresiasi kinerja daerah-daerah yang berprestasi, tetapi juga mendorong seluruh daerah di Jawa Timur untuk terus meningkatkan implementasi ETPD. Beliau menargetkan agar seluruh daerah di Jawa Timur dapat mencapai Indeks ETPD 100% dan menjadi daerah yang maju dan digital.
Dukungan Penuh dari Bank Indonesia
Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, menyatakan dukungan penuh Bank Indonesia terhadap upaya Pemprov Jatim dalam memperkuat ETPD. Beliau menyampaikan bahwa Bank Indonesia akan terus membantu daerah-daerah di Jawa Timur dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital, serta mendorong penggunaan kartu kredit dan QRIS untuk transaksi Pemerintah Daerah. [rea/beq]






