Pasuruan (beritajatim.com) – Petugas Pemilihan Umum (Pemilu) 2024) di Kota Pasuruan yang meninggal usai bertugas bertambah. Kini, total ada dua petugas yang meninggal.
Kali ini kabar duka datang kepada anggota Linmas di TPS 1, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
Diketahui petugas Linmas yang meninggal dunia ini bernama Moch Muklas (52). Muklas menjalankan tugas jaga pada Rabu (14/2/2024) pukul 06.00 WIB sampai Kamis (15/2/2024) pukul 03.00 WIB, setelah perhitungan suara di TPS selesai.
Zulaikha, istri Muklas mengatakan saat berjaga, suaminya tersebut sempat mengeluh badan meriang. “Waktu itu bapak (Muklas) sempat meriang, badannya panas dingin tapi nggak dirasain,” jelasnya, Selasa (27/2/2024).
Setelah melakukan perhitungan suara sampai jam 03.00 WIB, suami korban tak diperbolehkan ikut mengantarkan kotak suara ke kelurahan. Sehingga, Muklas pulang dan langsung istirahat.
“Saat pulang itu bapak langsung istirahat, bahkan seharian tidur dengan menggunakan baju Linmas. Saat bangun saya antarkan untuk periksa ke mantri sekitaran sini,” tambahnya.
Meski begitu, Muklas tak kunjung sembuh. Bahkan kondisinya semakin parah. Sehingga pada 23 Februari lalu, Muklas dilarikan ke RSUD R Soedarsono.
Lalu pada 26 Februari kemarin, Muklas mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 18.00 WIB. Jenazah Muklas hari ini dikebumikan di TPU sekitar Trejeng pada pukul 08.00 WIB.
Sebelumnya, petugas KPPS bernama M Zainuri (33) di Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan juga meninggal dunia. Zainuri meninggal dunia setelah kelelahan dan kemudian meninggal dunia pada Minggu (18/2/2024) lalu. [ada/beq]






