Jakarta (beritajatim.com) – PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jawa Timur menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. Kepastian tersebut ditegaskan saat jajaran Dewan Komisaris Pertamina melakukan kunjungan kerja ke SPBU 51.601.65 Jemursari, Surabaya, Jawa Timur.
Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, menilai Jawa Timur menjadi salah satu wilayah dengan mobilitas pemudik yang sangat tinggi. Selain arus dari wilayah barat Pulau Jawa, daerah ini juga menjadi jalur perlintasan pemudik dari arah timur, termasuk dari Bali.
“Sehingga, ketersediaan BBM harus dipastikan sampai tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat kualitas pada masyarakat,” katanya saat melakukan kunjungan kerja ke SPBU 51.601.65 Jemursari, Surabaya, Jawa Timur bersama jajaran Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Komisaris Nanik S. Deyang serta Komisaris Independen Raden Adjeng Sondaryani. Mereka juga didampingi Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Downstream, Sabar Yudo Suroso, dan Komisaris PPN, Bambang Suswantono.
Rombongan Dewan Komisaris meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana SPBU, termasuk implementasi standar operasional prosedur (SOP), aspek keselamatan dan keamanan atau Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), serta kualitas pelayanan kepada konsumen.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memantau kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri Pertamina. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengawasan dan evaluasi terhadap kualitas layanan serta keandalan operasional Pertamina, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Dalam kesempatan itu, jajaran komisaris juga berinteraksi langsung dengan konsumen dan petugas SPBU guna mendengarkan berbagai masukan terkait layanan maupun produk Pertamina.
Condro menilai perencanaan Pertamina dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri 2026 yang disusun oleh manajemen telah berjalan dengan baik dan terukur. Meski demikian, ia mengingatkan agar pengawasan secara komprehensif di lapangan tetap dilakukan untuk memastikan seluruh rencana berjalan sesuai dengan implementasi di lapangan.
Selain itu, optimalisasi layanan kepada masyarakat melalui Call Center 135 juga menjadi perhatian penting.
“Saya melihat perencanaan menghadapi Ramadan dan Lebaran tahun ini sudah presisi dan sudah bagus. Layanan Call Center 135 harus dipastikan berjalan efektif. Ketika masyarakat menelepon karena membutuhkan BBM, operator harus memastikan bahwa petugas SPBU benar-benar bergerak menuju lokasi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Condro juga menyoroti pentingnya optimalisasi layanan tambahan bagi pemudik melalui fasilitas Serambi MyPertamina. Menurutnya, fasilitas tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai ruang istirahat yang aman dan nyaman bagi para pemudik.
“Serambi-serambi MyPertamina harus betul-betul dioptimalkan. Di sana, tersedia layanan kesehatan, tempat istirahat bagi anak-anak dan orang tua, khususnya di lokasi dengan tumpukan pemudik seperti bandara, rest area tol, dan pelabuhan. Jadi ini kami tekankan untuk betul-betul proaktif,” tegas Condro. [hen/beq]






