Surabaya (beritajatim.com) – Pemprov Jatim bakal menggratiskan tarif bus Trans Jatim saat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah nanti. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan dan menunjang mobilitas masyarakat saat lebaran.
“Nanti saya akan minta (Kadishub Jatim, Red) agar 1 Syawal Trans Jatim digratiskan,” kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (4/3/2026).
Ia menyebut, pembebasan tarif transportasi umum ini berlaku untuk satu hari. Langkah pemprov ini sekaligus menunjang mobilitas masyarakat yang bersilaturahmi di hari Lebaran atau tradisi unjung-unjung. “Memang di hari-hari besar nasional biasanya tarif Trans Jatim kita gratiskan,” terangnya.
Khofifah menuturkan, penggratisan ini akan menyasar banyak pengguna transportasi umum terintegrasi besutan Pemprov Jatim tersebut. Apalagi, saat ini konektivitas delapan koridor Trans Jatim mencakup wilayah aglomerasi Gerbangkertasusila dan Malang Raya dengan tarif ekonomis.
Tiga koridor di antaranya melayani rute Mojokerto. Meliputi, koridor II Mojokerto-Surabaya, koridor III Mojokerto-Gresik, dan koridor VI Mojokerto-Porong. Penumpang umum dikenakan tarif flat Rp 5 ribu dan Rp 2.500 khusus pelajar. Tarif ini tak berlaku bagi Trans Jatim Luxury. “Nanti digratiskan untuk semua koridor,” tukas Khofifah.
Kadishub Jatim, Nyono menambahkan, atas arahan dan perintah Gubernur Jatim tersebut pihaknya akan menggratiskan Trans Jatim untuk seluruh koridor pada hari pertama lebaran. “Hanya satu hari lebaran saja,” pungkasnya. [tok/beq]






