Bojonegoro (beritajatim.com) – PT Pertamina EP Sukowati Field terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan berkelanjutan melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM). Bekerja sama dengan Alas Institute, perusahaan ini menginisiasi studi tiru bagi tenaga pendidik dan pengurus MI Manbaul Ulum Desa Campurejo ke Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bojonegoro pada Selasa (18/2/2025).
Program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina EP Sukowati Field dalam mendukung sekolah adiwiyata yang berfokus pada pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Melalui studi tiru ini, peserta belajar langsung mengenai pengelolaan sampah, penghijauan, serta pendidikan lingkungan yang telah terintegrasi dalam kurikulum MIN 1 Bojonegoro.
Manager Sukowati Field, Arif Rahman Hakim, menegaskan bahwa kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari perusahaan sebagai wujud kontribusi nyata bagi pendidikan dan lingkungan.
“Saya sangat mengapresiasi Program Pengembangan Masyarakat (PPM) seperti ini. Tentunya program ini sangat didukung oleh perusahaan karena dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi Pertamina EP Sukowati Field terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro yang nilai manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kepala MI Manbaul Ulum Desa Campurejo, Ilham Soliq, juga menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Pertamina EP Sukowati Field yang membantu sekolahnya dalam mewujudkan lingkungan belajar yang hijau.
“Kami ingin belajar dari Madrasah Ibtidaiyah 1 Bojonegoro yang sudah sukses mengelola lingkungan sekolah dengan baik. Harapannya, setelah mengikuti studi tiru ini, kami dapat segera mengimplementasikan program-program serupa di MI Manbaul Ulum,” katanya.
Sebagai mitra dalam program ini, Alas Institute turut mendampingi sekolah dalam menyusun strategi penerapan konsep adiwiyata agar lebih efektif dan berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Pendidikan Berkualitas (Tujuan 4), Air Bersih dan Sanitasi Layak (Tujuan 6), Energi Bersih dan Terjangkau (Tujuan 7), serta Penanganan Perubahan Iklim (Tujuan 13).
Arif Rahman Hakim berharap program ini dapat terus dikembangkan oleh sekolah-sekolah yang menjadi penerima manfaat.
“Harapan kami dengan adanya kegiatan operasi perusahaan juga memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitarnya. Saya berharap dari penerima manfaat dapat mengelola dan terus berinovasi terhadap program-program yang sudah diberikan Pertamina EP Sukowati Field, jadi tidak hanya berjalan sesaat,” lanjutnya. [lus/beq]






